Menguak Evolusi Lari: Dari Ketahanan Purba ke Tren Modern

ORBITINDONESIA.COM – Sejak zaman purba, manusia telah mengandalkan kekuatan lari sebagai strategi bertahan hidup. Kini, lari bertransformasi menjadi simbol gaya hidup dan budaya modern.

Fenomena lari ketahanan berakar pada sejarah evolusi manusia. Hipotesis Lari Ketahanan mengemukakan bahwa kemampuan berlari jauh adalah hasil adaptasi untuk berburu dan bertahan hidup.

Anatomi manusia menunjukkan adaptasi unik seperti tendon Achilles dan sistem pendingin tubuh yang mendukung lari jarak jauh. Di era modern, lari juga menjadi identitas budaya dan kesehatan.

Transformasi lari dari fungsi biologis ke identitas budaya menunjukkan evolusi manusia yang terus berlanjut. Acara seperti 'The Art of Fast' mencerminkan bagaimana lari menjadi ekspresi seni dan komunitas.

Dari savana purba hingga jalanan kota, lari tetap menjadi bagian integral dari perjalanan manusia. Pertanyaannya, bagaimana kita memaknai evolusi ini dalam kehidupan sehari-hari?

(Orbit dari berbagai sumber, 19 Februari 2026)