Pemberdayaan Kader: Solusi Berkelanjutan Cegah DBD di Bokoharjo

ORBITINDONESIA.COM – Demam Berdarah Dengue masih menghantui Indonesia, tetapi di Bokoharjo, Sleman, harapan baru muncul melalui pemberdayaan kader Jumantik.

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah ancaman di wilayah tropis seperti Indonesia. Program Pemberdayaan Umat (PRODAMAT) di Bokoharjo bertujuan mengatasi masalah ini dengan menguatkan peran Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Program ini menyasar wilayah dengan banyak tempat penampungan air yang menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti. Skor pengetahuan kader meningkat dari 21,71 menjadi 23,50 setelah pelatihan, menunjukkan efektivitas program. Ini mencerminkan pentingnya edukasi berkelanjutan dalam pencegahan penyakit.

Para kader kesehatan adalah ujung tombak dalam edukasi masyarakat. Pembaruan pengetahuan mereka penting agar pesan pencegahan tetap efektif. Namun, tantangan utama adalah menerjemahkan peningkatan pengetahuan menjadi praktik nyata di lapangan.

Pemberdayaan kader diharapkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga praktik pencegahan konsisten. Dengan kolaborasi antara tenaga kesehatan, pemerintah, dan masyarakat, risiko penularan DBD dapat ditekan. Apakah program serupa dapat diterapkan di wilayah lain untuk hasil yang serupa?

(Orbit dari berbagai sumber, 28 Februari 2026)