Polisi Tingkatkan Kasus Air Keras Aktivis Kontras ke Penyidikan

ORBITINDONESIA.COM – Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Kontras, memasuki babak baru dengan peningkatan status menjadi penyidikan oleh polisi.

Serangan terhadap Andrie Yunus terjadi di tengah meningkatnya ketegangan terhadap aktivis hak asasi manusia di Indonesia. Kasus ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang menimpa pembela HAM.

Meskipun kasus ini telah naik ke tahap penyidikan, penetapan tersangka belum dilakukan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas aparat dalam menangani kasus-kasus kekerasan terhadap aktivis.

Banyak pihak menduga bahwa serangan ini terorganisir, mengingat pola serangan serupa terhadap aktivis lainnya. Penegakan hukum yang tegas diperlukan agar tidak ada lagi intimidasi terhadap pembela HAM.

Kita perlu bertanya, sejauh mana komitmen negara dalam melindungi aktivis? Kasus ini seharusnya menjadi momentum bagi aparat untuk menunjukkan keseriusan dalam menegakkan keadilan.

(Orbit dari berbagai sumber, 18 Maret 2026)