BREAKING NEWS: Eropa Terkejut, Dana Tunai untuk Ukraina Dialihkan AS untuk Kepentingan Sendiri

ORBITINDONESIA.COM - Para pejabat Eropa terkejut hari Jumat, 27 Maret 2026, setelah mengetahui bahwa dana tunai untuk senjata yang mereka bentuk sebagai "prioritas" untuk Ukraina akan dialihkan ke Amerika Serikat untuk digunakan sendiri.

Pentagon mengatakan, mereka perlu "mengisi kembali persediaan militer AS sendiri, daripada mengirim bantuan tambahan ke Ukraina," lapor Washington Post hari Jumat.

Analis militer mengatakan cerita sebenarnya adalah bahwa Iran telah merusak kemampuan intersepsi AS secara parah.

Pentagon berupaya keras untuk membangun kembali fungsi ini dengan mengambil peralatan yang dikirim atau ditujukan untuk digunakan di Korea Selatan dan Ukraina.

Pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskyy sangat marah. Dalam tiga hari pertama menyerang Iran, AS menggunakan lebih dari 800 rudal Patriot, lebih banyak daripada yang pernah diterima Ukraina, katanya.

Para petinggi militer memberi tahu Kongres AS pada hari Senin bahwa mereka berencana untuk mengalihkan US$750 juta yang dikumpulkan dari negara-negara NATO untuk PURL, kata surat kabar itu.

PURL, yang merupakan singkatan dari Prioritised Ukraine Requirements List (Daftar Persyaratan Prioritas Ukraina), adalah skema yang diorganisir AS yang mengumpulkan uang tunai dari anggota NATO lainnya untuk menjadikan Ukraina sebagai penerima senjata prioritas.

Dokumen untuk perubahan rencana yang dramatis tersebut menetapkan senjata-senjata tertentu, seperti rudal pencegat pertahanan udara yang dipesan melalui program PURL, untuk dialihkan untuk digunakan AS.

Hal ini memperkuat beberapa laporan bahwa Iran telah menghancurkan sebagian besar kemampuan AS untuk mencegat rudal Iran.

"Iron Dome" Israel juga goyah, dengan kerusakan signifikan di Tel Aviv dan tempat-tempat lain.

 

Kritik Tidak Diizinkan

Di Dubai dan bagian lain Teluk, tampaknya kejadian ketika pasukan pertahanan gagal mencegat rudal, dianggap sebagai "pencegatan yang berhasil dengan kerusakan kecil yang disebabkan oleh pecahan peluru". Di Dubai dan Qatar, lebih dari 20 orang telah ditangkap karena menyimpang dari versi resmi peristiwa tersebut.

Penggunaan uang tunai Eropa yang ditujukan untuk Ukraina untuk mengisi kembali persediaan AS sendiri telah mengejutkan. Namun, para pemimpin NATO, Uni Eropa, dan Inggris tidak diizinkan untuk mengkritik Amerika Serikat berdasarkan konvensi tak tertulis yang aneh.

Hasilnya adalah tingkah aneh yang kita lihat pada konferensi pers. Para reporter mengangkat isu ini beberapa kali.

Tetapi Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menolak untuk membahas masalah ini sama sekali.

 

Perang Terhadap China Akan Ditunda

Iran membela diri dari serangan ilegal AS-Israel dengan merusak landasan peluncuran di Teluk yang digunakan oleh para penyerang.

Semua 13 pangkalan militer AS di Teluk rusak, lapor New York Times, dengan Kuwait yang paling parah terkena dampaknya.

Serangan Trump terhadap Iran dimaksudkan sebagai operasi cepat untuk membunuh para pemimpin pemerintah negara itu dan menghancurkan militernya. Namun, hal itu justru berlanjut selama empat minggu, dengan berbagai konsekuensi yang tidak diinginkan, termasuk krisis global terkait stok bahan bakar.

Jika terus berlanjut, perang AS yang telah lama direncanakan terhadap China harus ditunda, meskipun telah dilakukan persiapan dan pelatihan selama bertahun-tahun, kata para analis.***