Tangis Amsal Sitepu: Kasus Korupsi atau Kesalahpahaman?

ORBITINDONESIA.COM – Amsal Sitepu, seorang videografer, menangis dalam rapat Komisi III DPR RI, mengungkapkan ketidakberdayaannya saat dituntut dua tahun penjara atas dugaan korupsi.

Amsal Sitepu, Direktur CV. Promiseland, dituduh melakukan penggelembungan dana saat membuat serial video profil desa di Kabupaten Karo. Kasus ini menyoroti kompleksitas pengelolaan anggaran desa dan menimbulkan ketakutan di kalangan pekerja kreatif dalam bekerja sama dengan pemerintah.

Kasus ini mengungkapkan celah dalam sistem pengelolaan keuangan desa yang seharusnya transparan dan akuntabel. Data menunjukkan kerugian negara sebesar Rp202 juta, menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas regulasi seperti Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018.

Di satu sisi, Amsal merasa hanya sebagai penjual jasa, tanpa kuasa atas anggaran. Di sisi lain, jaksa berpendapat bahwa Amsal terlibat dalam mark up dana. Ini memperlihatkan perbedaan pandangan antara pekerja kreatif dan penegak hukum dalam memahami batas tanggung jawab.

Kasus Amsal Sitepu membuka diskusi tentang perlunya evaluasi sistem pengawasan anggaran desa. Apakah regulasi yang ada cukup melindungi dari penyalahgunaan? Atau justru menjerat pihak yang tak bersalah? Semoga ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam pengelolaan dana publik.

(Orbit dari berbagai sumber, 31 Maret 2026)