Pneumonia: Ancaman Mematikan di Balik Campak
ORBITINDONESIA.COM – Pneumonia menjadi komplikasi paling mematikan bagi penderita campak, terutama pada kelompok rentan. Webinar dari Dewan Guru Besar FKUI mengungkapkan betapa seriusnya ancaman ini.
Pneumonia sering kali menjadi komplikasi serius dari campak, terutama jika gejala awal tidak dikenali. Campak yang tidak hanya menyerang kulit tetapi juga paru-paru, meningkatkan risiko komplikasi ini.
Prof. Erlina Burhan dari FKUI menjelaskan bahwa infeksi virus campak dapat menyebar ke paru-paru, memicu peradangan yang mengganggu fungsi pernapasan. Peradangan ini membuat alveoli terisi cairan, menghalangi oksigen masuk ke aliran darah, sehingga memperparah kondisi pasien.
Pneumonia akibat campak tidak hanya disebabkan oleh virus, tetapi juga infeksi bakteri lanjutan akibat daya tahan tubuh yang menurun. Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, dan Staphylococcus aureus adalah bakteri yang sering ditemukan dalam kasus ini.
Pencegahan melalui imunisasi menjadi kunci untuk menekan risiko pneumonia akibat campak. Dengan cakupan vaksinasi yang luas, penyebaran penyakit dapat ditekan, menghindarkan masyarakat dari komplikasi yang mematikan.
(Orbit dari berbagai sumber, 6 April 2026)