Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Tengah Eskalasi Konflik Iran
ORBITINDONESIA.COM – Dalam perayaan Misa Paskah pertamanya, Paus Leo XIV menyerukan perdamaian di tengah meningkatnya ketegangan perang Iran, sementara Presiden Trump terus mengeluarkan retorika perang yang agresif.
Paus Leo XIV, paus pertama asal Amerika Serikat, menyoroti pentingnya pesan damai Yesus di tengah situasi konflik yang semakin memanas antara AS dan Iran. Presiden Trump menuntut Iran untuk membuka Selat Hormuz yang terkendala, sambil mengancam akan membom infrastruktur penting di negara tersebut.
Paus Leo XIV menyerukan agar mereka yang memiliki kekuatan untuk memulai perang memilih perdamaian, bukan melalui paksaan, tetapi lewat dialog. Di sisi lain, Uskup Agung Timothy Broglio menegaskan bahwa perang selalu menjadi pilihan terakhir dan meragukan justifikasi perang sebagai kehendak Ilahi.
Meski Paus Leo XIV dan Uskup Agung Broglio menekankan pentingnya dialog dan perdamaian, Gedung Putih membela posisi pemerintahan Trump yang mengajak masyarakat Amerika untuk berdoa bagi pasukan yang bertugas. Ini menunjukkan adanya perbedaan pandangan antara kepemimpinan spiritual dan politik tentang cara mencapai perdamaian.
Perbedaan pandangan antara pemimpin spiritual dan politik ini mengundang pertanyaan tentang bagaimana perdamaian sejati dapat dicapai di tengah konflik yang berkepanjangan. Apakah dialog dan doa dapat menjadi jembatan menuju solusi damai yang lebih abadi? (Orbit dari berbagai sumber, 7 April 2026)