DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Akhirnya Polisi NTT Periksa Pemilik Warung yang Kedapatan Jual Sayur Lodeh Berisi Potongan Jari Manusia

image
Akhirnya Polisi NTT Periksa Pemilik Warung yang Kedapatan Jual Sayur Lodeh Berisi Potongan Jari Manusia

ORBITINDONESIA- Akhirnya polisi Nusa Tenggara Timur (NTT) memeriksa pemilik warung yang kedapatan menjual sayur lodeh berisi potongan jari manusia.

Penyelidikan polisi NTT terus dilanjutkan setelah pihak dokter membenarkan bahwa hari dalam makanan sayur lodeh itu memang jari milik manusia.

Temuan sayur lodeh berisi jari manusia pertama ditemukan oleh Petrus Watu (30), warga Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, saat membeli makanan.

Baca Juga: Wow Ternyata Segini Uang Beasiswa LPDP, Pantas Banyak Peminatnya, Biaya Hidup Juga Ditanggung

Pada saat mengambil sayur untuk dimakan, Watu kaget karena melihat sepotong daging ujung jari kuku manusia, yang tercampur pada sayur itu. 

Penemuan jari manusia di dalam sayur lodeh yang dibeli dua orang warga di Kabupaten Belu, NTT, Senin siang, 12 Desember 2022.

‘Kami sudah periksa beberapa saksi, termasuk pemilik warung yang menjual sayur lodeh tersebut,” kata Kepala Polres Belu, AKBP Yosep Krisbianto, dikutip dari Antara, Rabu 14 Desember 2022.

Baca Juga: Heboh Temuan Jari Manusia dalam Makanan Sayur Lodeh di NTT, Sudah Diperiksa Dokter, Ternyata Benar

Hal ini disampaikan berkaitan kasus penemuan sepotong jari manusia disertai kuku di dalam makanan, usai membelinya di salah satu warung makan di daerah itu.

Selain pemilik warung, kata dia, tim penyidik juga sudah memeriksa pemilik pabrik tahu.

Namun hasilnya masih nihil karena tidak ada tahu asal muasal jari tersebut.

Baca Juga: Ingin Daftar Beasiswa LPDP 2022 untuk Dokter Spesialis, Segera Lengkapi 21 Dokumen Berikut Ini

Tak hanya itu polisi juga sudah memeriksa beberapa karyawan yang bekerja di warung itu, tetapi tak ditemukan luka potong di jari masing-masing.

“Kita sudah tanya langsung ke dokter juga, dan sudah ada konfirmasi dari dokter bahwa itu benar potongan jari manusia,” ujar dia.

Ia mengatakan, tim penyidik dari Polres Belu akan terus berusaha untuk mengungkap jari siapa yang ditemukan di dalam makanan itu.

Sebelumnya, dua orang warga Desa Manleten, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dibuat heboh karena menemukan diduga ibu jari manusia, pada makanan yang mereka pesan di warung.***

Berita Terkait