DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Kisah Setan yang Mengaku Sebagai Tuhan dan Coba Menipu Syeikh Abdul Qadir al Jailani

image
Ilustrasi Syeikh Abdul Qadir al Jailani yang coba ditipu oleh Setan yang mengaku sebagai Tuhan.

ORBITINDONESIA.COM - Dikisahkan, suatu ketika syeikh Abdul Qadir al Jailani didatangi setan, yang menyamar sebagai cahaya putih yang terang-benderang. Setan mencoba berperan sebagai Tuhan (Tuhan sering digambarkan sebagai cahaya terang).

Setan berkata kepada syeikh Abdul Qadir al Jailani, “Wahai hambaKu, aku telah membebaskanmu dari kewajiban shalat.” Setan mengaku sebagai Tuhan.

Tetapi syeikh yang paham tentang sifat-sifat Tuhan (Allah) tak bisa ditipu. Seketika itu juga syeikh Abdul Qadir al Jailani menjawab lantang, “Menyingkirlah wahai setan!”

Baca Juga: Jadi Polisi Arogan hingga Punya Kekayaan Tak Wajar, AKBP Achiruddin Hasibuan Akhirnya Dipecat!

Sang setan terkejut seraya berkata, “Wahai syeikh Abdul Qadir al Jailani! Bagaimana bisa engkau mengetahui tipu dayaku? Padahal aku telah berhasil menipu 70 ahli ibadah dengan wujud seperti ini.”

“Aku mengetahui tipu dayamu dengan empat perkara," jawab syeikh.

“Pertama, Allah tidak membutuhkan tempat, sedangkan engkau datang menempati ruangan ini."

“Kedua, Allah tidak dapat digambarkan wujudnya dalam bentuk ataupun warna, sedangkan engkau berwujud cahaya berwarna putih."

Baca Juga: Bioskop Trans TV: Jungle, Aksi Daniel Radcliffe yang Terjebak di Hutan Amazon Diangkat dari Kisah Nyata

“Ketiga, kalam Allah tidak terbentuk dari lafaz dan suara, sedangkan engkau berucap dalam bentuk lafaz dan suara."

“Keempat, Allah tidak membatalkan kewajiban beribadah seorang hamba selama di dunia. Meskipun ia dalam keadaap sakit keras. Sebagaimana Rasulullah SAW di akhir hayatnya tetap melaksanakan shalat, sedangkan engkau berucap membatalkan kewajiban shalat kepadaku.”

Keyakinan atas empat perkara inilah yang membuat Syekh Abdul Qadir al Jailani selamat dari tipu daya setan yang mengaku Tuhan.

(Penulis: M Tholhah, aswajamuda.com)

Berita Terkait