DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Ini Perbedaan Mengumandangkan Takbir Idul Fitri dan Idul Adha yang Harus Anda Perhatikan

image
Ilustrasi orang sedang bertakbir saat Idul Adha.

ORBITINDONESIA.COM - Hari raya Idul Fitri maupun Idul Adha identik dengan alunan takbir yang dikumandangkan oleh umat Islam di dunia.

Takbir yang dikumandangkan ini biasanya dilantunkan saling bersahutan di setiap masjid menjelang Idul Fitri maupun Idul Adha.

Di Indonesia, selain dikumandangkan di masjid, lantunan takbir juga sering dikumandangkan dengan berbagai kemeriahan baik arak-arakan hingga pawai di malam hari raya menyambut Idul Fitri maupun Idul Adha.

Baca Juga: Sebentar Lagi Idul Adha, Ini Dia 5 Ide Menu Olahan Daging Khas Nusantara, Dijamin Tidak Bikin Bosan

Dilansir dari laman NU Online (nu.or.id), lantunan takbir yang biasa dilantunkan ketika Hari Raya Idul Fitri Maupun Idul Adha yaitu:

????? ???????? ????? ???????? ????? ???????? ??? ????? ?????? ????? ??????? ????????? ????? ???????? ????????? ?????????

All?hu akbar, All?hu akbar, All?hu akbar. L? il?ha illall?hu wall?hu akbar. All?hu akbar wa lill?hil hamdu.

Artinya, “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya.”

Baca Juga: Buya Yahya Bolehkan Berkurban dengan Kambing dan Sapi Betina di Hari Raya Idul Adha, Simak Penjelasannya!

Selain takbir ini, kita juga bisa menambahkannya dengan zikir-takbir Rasulullah SAW saat di bukit Shafa yang diriwayatkan Imam Muslim:

????? ???????? ????????? ?????????? ??????? ?????????? ??????????? ????? ???????? ??????????? ??? ????? ?????? ????? ????? ???????? ?????? ???????? ???????????? ???? ????????? ?????? ?????? ?????????????? ??? ????? ?????? ????? ???????? ?????? ???????? ???????? ???????? ????????? ???????? ???????? ??????????? ????????? ??? ????? ?????? ????? ??????? ????????? ????? ???????? ????????? ?????????

All?hu akbar kab?r?, walhamdu lill?hi kats?r?, wa subh?nall?hi bukratan wa ash?l?, l? il?ha illall?hu wa l? na‘budu ill? iyy?hu mukhlish?na lahud d?na wa law karihal k?fir?n, l? il?ha illall?hu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa a'azza jundahu wa hazamal ahz?ba wahdah, l? il?ha illall?hu wall?hu akbar. Allahu akbar walillahilhamdu

Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan(yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafiq, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan keesaan-Nya, Dia dzat yang menepati janji, dzat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentaraNya dan menyiksa musuh dengan keesaan-Nya. tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya untuk Allah."

Baca Juga: Jelang Idul Adha 2023, 9 Hal ini Harus Diperhatikan saat Memilih Hewan Kurban agar Sesuai Syariat Islam

Namun apakah kalian tahu jika takbir Idul Fitri dan Idul Adha memiliki perbedaan?

Perbedaan takbir Idul Fitri dan Idul Adha terletak pada waktu dilantunkannya takbir.

Takbir hari raya sendiri memiliki dua jenis yang berbeda yang pertama yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad.

Takbir mursal adalah takbir yang biasanya dilantunkan saat mulai terbenam matahari di hari terakhir ramadhan atau ketika sudah memasuki bulan Syawal menjelang Hari Raya Idul Fitri hingga imam melakukan takbiratul ihram saat shalat ied.

Baca Juga: Pukul Berapa Shalat Ied Idul Adha 2023 di Indonesia Dimulai, Simak Penjelasannya Agar Tidak Telat Bangun

Takbir ini disunnahkan dilantunkan setiap waktu dalam keadaan apapun dan sangat dianjurkan dilantunkan dimanapun baik saat di rumah, di masjid atau saat bepergian, dan bukan hanya dilantunkan seusai melaksanakan shalat saja.

Sedangkan takbir muqayyad adalah takbir yang waktu pelaksanaannya memiliki waktu khusus, yaitu dibaca setelah melaksanakan shalat baik shalat fardhu maupun sunnah di Hari Raya Idul Adha.

Waktu yang dianjurkan untuk melantunkan takbir ini yaitu selama 5 hari dimulai setelah shalat subuh di hari Arafah atau tanggal 9 Dzulhijjah hingga ashar di akhir hari Tasyrik pada tanggal 13 Dzulhijjah.

Baca Juga: Inilah Sejumlah Tradisi Dalam Perayaan Idul Adha, Mana yang Jadi Kebiasaan di Daerah Kamu

Setelah membaca tulisan ini semoga kalian dapat memahami waktu yang tepat untuk melantunkan takbir saat Hari Raya Idul Fitri maupun Idul Adha.***

Dapatkan informasi menarik lainnya dari ORBITINDONESIA.COM di Google News.

Berita Terkait