DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

LSM Kasih Palestina Berjuang Sediakan Air Bersih untuk Warga Palestina di Gaza

image
Rumah Sakit Indonesia di Gaza sempat kena serangan Israel. Warga Palestina sulit mendapat akses air bersih.

ORBITINDONESIA.COM - Warga Palestina di Jalur Gaza, yang diblokade militer Israel, mengalami kesulitan air bersih. Sehingga mereka hendak membangun ulang akses air bersihnya.
 
Tetapi kota Palestina ini diblokade, jadi teknologinya serba ketinggalan. Akhirnya 2 juta warga Gaza terpaksa membeli air bersih di pedagang kaki lima atau perusahaan swasta. Harganya mahal karena persediaannya terbatas.
 
Sayang, harga air bersih di Gaza begitu mahal (0,5$ atau Rp8000 per liter). Sementara, mencari uang di daerah rawan konflik bagi warga Palestina, sulitnya bukan main. 
 
 
Lebih dari 90 persen air sumur di sana telah terkontaminasi bahan kimia. Rasanya asin dan tinggi logam berat. Tidak ada yang berani minum, karena satu teguk saja mengundang penyakit. 

Rasa asin itu datang dari kadar garam laut Gaza yang merembes ke akuifer tanah. Kenapa merembes? Karena infrastruktur air di Gaza dihancurkan penjajah Israel. Mereka sulit memperbaikinya akibat adanya pemblokadean. 

Truk tangki air juga jarang sekali datangnya. Warga pun harus berebutan hanya untuk persediaan minum. Satu orang dijatah 3 liter/hari. Harus cukup untuk minum, mandi, hingga bersuci.

Tanpa teknologi desalinasi, air yang mereka konsumsi akan terus keruh, bau, dan masih asin rasanya seperti air laut.
 
 
Hanya hujan yang jadi penyelamat. Ketika hujan datang, semua penuh suka cita. Warga akan sibuk menampung air hujan demi bisa minum dan menghemat.
 
Padahal, air hujan sendiri punya ribuan bakteri di dalamnya. Jika hujan tidak juga datang, mau tidak mau, mencari air sumur yang kadar garamnya lebih rendah. Sebab, tidak semua warga memiliki sumur sendiri.

Keterpaksaan ini membuat warga Gaza harus memutar otak mencari celah.

Warga Indonesia diharapkan bisa ikut patungan wakaf mesin desalinasi, untuk membantu warga di Gaza agar bisa menyaring dan mengolah airnya menjadi jernih dan menyegarkan.
 
Baca Juga: Usai Lawan Palestina dan Argentina, Rangking FIFA Indonesia Turun
 
LSM Kasih Palestina membidik 10 titik krisis air Gaza, di antaranya dipusatkan di masjid-masjid dan sejumlah pemukiman yang memiliki sumur umum untuk warga, pertanian, dan peternakan.
 
Satu mesin desalinasi bisa mengalirkan ribuan liter air bersih setiap hari. 
 
Di Indonesia upaya pemberian bantuan ini diorganisir oleh LSM Kasih Palestina, lembaga yang fokus dalam penghimpunan bantuan khusus kemanusiaan untuk Palestina. Emailnya: kasihpalestina@gmail.com, dengan nomor kontak: 0812-3201-155.
 
Sejak Ramadhan 1444 H, Kasih Palestina telah mengajak WNI untuk patungan beli air kepada ribuan warga Gaza. Ribuan liter air akan disebar menggunakan water truck keliling dari Indonesia.
 

Telah dibangun sumur air bersih yang telah didesalinasi di Masjid Salah Sehadeh, Beit Hanoun-Gaza dan di Masjid Istiqlal Indonesia, di Khan Younis-Gaza. Sumur itu kini telah menyuplai 5000 liter air/hari untuk para jemaah dan warga sekitar.

Selama Ramadhan alu, truk tangki air gratis juga dikirimkan ke rumah-rumah warga secara berkala. Setiap tangki yang ada di pemukiman berhak mendapatkan hingga 500 liter air/hari. ***

Berita Terkait