DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Menag Yaqut Cholil Minta Masyarakat Tak Pilih Calon Presiden yang Pernah Pecah Belah Umat: Cari Rekam Jejaknya

image
Menag Yaqut Cholil minta masyarakat tak pilih Calon Presiden yang pernah pecah belah umat

ORBITINDONESIA.COM- Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan pesan yang cukup tegas memasuki tahun politik 2024.

Menag mengimbau agar masyarakat tidak memilih calon presiden yang memecah belah umat pada Pemilu 2024 mendatang.

Pernyataan tersebut disampaikan Menag Yaqut ketika menghadiri Tablig Akbar Idul Khotmi Nasional Thoriqoh Tijaniyah ke-231 di Pondok Pesantren Az-Zawiyah, Tanjung Anom, Garut, Jawa Barat, Minggu 3 September 2023.

Baca Juga: Inilah Jadwal Rekayasa Lalu Lintas Selama Penyelenggaraan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta, Catat Waktunya

"Harus dicek betul. Pernah nggak calon pemimpin kita, calon presiden kita ini, memecah-belah umat. Kalau pernah, jangan dipilih," ujar Menag Yaqut, dikutip dari laman resmi Kemenag.

Lebih lanjut Yaqut berharap masyarakat tidak memilih calon pemimpin yang menggunakan agama sebagai alat politik untuk memperoleh kekuasaan.

"Agama seharusnya dapat melindungi kepentingan seluruh umat, masyarakat. Umat Islam diajarkan agar menebarkan Islam sebagai rahmat, rahmatan lil 'alamin, rahmat untuk semesta alam. Bukan rahmatan lil islami, tok," tuturnya.

Baca Juga: Djaulung Wismar Saragih, Pendeta Pertama di Simalungun dan Pendiri GKPS

Menurut Yaqut, pemimpin yang ideal harus mampu menjadi rahmat bagi semua golongan.

Dia menekankan pentingnya penelusuran rekam jejak saat menentukan calon pemimpin bangsa.

Baca Juga: Taman Nasional Way Kambas di Lampung: Wisata Alam Warisan Kolonial untuk Kelestarian Flora Fauna

"Kita lihat calon pemimpin kita ini pernah menggunakan agama sebagai alat untuk memenangkan kepentingannya atau tidak. Kalau pernah, jangan dipilih," ujarnya***

 

Berita Terkait