DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Agus Harimurti Yudhoyono akan Berkoalisi dengan Partai yang Satu Visi: Singgung Presiden Soekarno

image
Agus Harimurti Yudhoyono.

ORBITINDONESIA.COM - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut partainya akan berkoalisi dengan partai yang sama cara pandang, visi kebangsaan, dan etika politik.

Penegasan AHY ini disampaikan dalam konferensi pers di DPP Partai Demokrat, Jakarta Pusat, Senin 4 September 2023.

“Ini yang menebalkan keyakinan politik saya bahwa perubahan benar-benar diperlukan. Karena demokrasi yang sejati, hanya bisa dirawat dan tetap eksis jika hal-hal mendasar tadi tetap dipertahankan,” katanya.

Baca Juga: Denny JA: Anggota NU yang Pilih PKB 11,6 Persen, Tertinggi ke PDIP 21,9 Persen dan Gerindra 13,6 Persen

Oleh karena itu, ia tidak akan menyerah untuk terus memperjuangkan nilai dan etika dalam kehidupan politik dan demokrasi.

"Dalam kondisi perang saja kami diwajibkan ketika itu untuk mematuhi etika dan aturan, sehingga perang bukan soal killed or to be killed, bukan seolah hanya tentang menang kalah, tetapi juga soal cara untuk bisa memenangkan peperangan tersebut," tambahnya.

Begitu pula dalam berpolitik. Menurut AHY, masyarakat Indonesia mendambakan praktik-praktik politik yang beretika, baik, dan tidak menghalalkan segala cara.

Pada kesempatan itu, AHY pun mencontohkan pandangan Mahatma Gandhi yang menjadi rujukan utama dari pikiran Presiden Ke-1 RI Soekarno bahwa cara tidak boleh menikam tujuan, cara juga harus dijiwai oleh tujuan.

Baca Juga: VIRAL, Erick Thohir Tersingkir dari Bakal Cawapres Ganjar, yang Sudah Direstui Sandiaga dan Ridwan Kamil

"Kita juga tidak ingin seolah semuanya bisa asal tidak boleh kalah. Cara tidak boleh menikam tujuan, cara juga harus dijiwai oleh tujuan, begitu pula sebaliknya. Ini adalah pandangan pemimpin besar Mahatma Gandhi yang juga menjadi rujukan utama dari pikiran-pikiran Presiden Soekarno," katanya.

AHY berpesan kepada seluruh kader Demokrat untuk melanjutkan kerja keras. Dia pun meminta kader-nya untuk tetap rendah hati dan percaya diri menyongsong Pemilu 2024.

Sukses dan kemenangan, kata dia, tetap bisa diraih tanpa harus mengorbankan nilai-nilai moral, etika serta kehormatan dan persahabatan.

"Gusti Allah mboten sare. Tuhan tidak tidur. Dia tahu apa yang kita niatkan, kita ikhtiarkan, dan kita perjuangkan. Insya Allah hasil tidak akan mengkhianati usaha," ujarnya. ***

Berita Terkait