DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Satu Prajurit TNI AU Meninggal Akibat Insiden Tabrakan Terjun Payung, Begini Penjelasan KSAU Fadjar Prasetyo

image
ilustrasi terjun payung. Satu Prajurit TNI AU Meninggal Akibat Insiden Tabrakan Terjun Payung, Begini Penjelasan KSAU Fadjar Prasetyo

ORBITINDONESIA.COM- TNI AU sedang berduka setelah satu prajurit bernama Sertu Agung meninggal akibat insiden tabrakan terjun payung.

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengatakan kecelakaan terjun payung disebabkan oleh adanya tabrakan di udara yang tak dapat dihindarkan.

Kecelakaan terjun payung TNI AU terjadi saat latihan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Baca Juga: Ribuan Orang Rela Antre, Inilah Daftar Penyakit yang Bisa Disembuhkan Ida Dayak Lewat Pengobatan Alternatif

Insiden tersebut mengakibatkan satu prajurit bernama Sertu Agung gugur, setelah sempat mendapat perawatan di rumah sakit.

"Itu tadi semua free fall atau bungee jump mungkin, begitulah mungkin tidak bisa dielakkan," ujar Fadjar kepada wartawan, Kamis 6 April 2023.

"Jadi tabrakan di udara sehingga terjadi korban," jelasnya.

Baca Juga: Buka hingga Dini Hari, Inilah 5 Warung Makan Paling Laris di Jember, Cocok untuk Sahur Selama Ramadhan

Menurut Fadjar, TNI AU telah membentuk tim investigasi untuk menyelidiki penyebab kecelakaan latihan terjun payung tersebut.

"Sekarang sedang dibentuk tim investigasi untuk mencari penyebab kenapa terjadinya kecelakaan tersebut," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Fadjar menyampaikan ungkapan duka citanya atas gugurnya Sertu Agung.

Baca Juga: Terungkap Inilah Modus Cabul Pengasuh Pondok Pesantren di Kabupaten Batang Tiduri Puluhan Santriwati

Dia menyatakan TNI AU kehilangan seorang prajurit terbaiknya.

"Kemarin kami berduka, karena salah satu prajurit terbaik kami gugur dalam melaksanakan penerjunan dalam rangka (persiapan) HUT," ujarnya***

Dapatkan informasi lainnya dari kami di Google News.

 

Berita Terkait