DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Harusnya Belajar kepada DPR, Biasa Hadapi Kritik dari Rakyatnya

image
Ilustrasi demo. Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Harusnya Belajar kepada DPR, Biasa Hadapi Kritik dari Rakyatnya

ORBITINDONESIA.COM- Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sepertinya harus banyak duduk bersama anggota DPR, setelah dirinya merasa tidak terima mendapat kiritik dari masyarakat.

Arinal Djunaidi berupaya mengkriminalisasi TikToker Bima Yudho Saputro yang berani mengkritik minimnya infrastruktur di Lampung hingga menjadi viral.

Kini Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (Dapil) Lampung Almuzzammil Yusuf meminta kepada Gubernur Lampung lebih bijak dalam menghadapi kritik.

Baca Juga: David Latumahina Akhirnya Pulang Setelah 53 Hari Jalani Perawatan di RS Akibat Dianiaya Mario Dandy Satriyo

Sebab seperti dirinya di gedung DPR sudah biasa menghadapi kritik, yang sejatinya bentuk kepedulian.

Muzzamil juga meminta kepada Arinal Djunaidi tidak perlu membawa kasus anak muda yang berani mengkritik ke ranah hukum.

“Beri saja jawaban yang proporsional. Sehingga, justru dari kritik Bima terjadi dialog publik,” ujar Muzzamil, dikutip Orbit Indonesia dari Antara, Minggu 16 April 2023.

Baca Juga: Banyak Dicari, Inilah 10 Tips Aman Berkendaraan Mobil ketika Mudik Lebaran Idul Fitri Nomor 5 Wajib Ditunaikan

Melalui dialog publik tersebut, Muzzamil meyakini publik akan mengetahui agenda pembangunan pemerintah daerah dengan berbagai kesulitan dan keterbatasannya, sembari memperbaiki kinerja.

“Bu Wagub (Wakil Gubernur) Lampung sudah menyambut dialog publik tersebut. Saya kira, ini dinamika yang bagus,” ucap Muzzamil.

Muzzamil menilai cara tersebut dapat melibatkan publik untuk lebih aktif dalam pembangunan daerah, menjadi sarana komunikasi politik antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Baca Juga: Pak Lurah Sudah Tirakat untuk Terus Dukung si Rambut Putih

Sekaligus dapat mengundang perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di Lampung.

“Bahkan, bisa jadi dialog positif lintas generasi dengan tema kecintaan kepada lampung,” ujarnya.

Dengan demikian, tutur Muzzamil melanjutkan, Bima dapat melanjutkan studi dengan tenang di Australia dan terus bersikap kritis konstruktif, begitu juga dengan keluarganya di Lampung Timur agar bisa tetap berjalan seperti biasa.

“Tidak dikhawatirkan tentang dampak masalah kritik Bima tersebut,” ucapnya.

Telah ramai diberitakan mengenai Bima Yudho yang menyampaikan kritik terkait pembangunan di Lampung. Ia mengkritik kondisi jalan di Lampung yang berlubang dan sulit dilewati kendaraan.

Imbas dari kritik yang ia ucapkan, orang tua Bima mendapat ancaman dan Bima pun harus berharapan dengan hukum.

Namun, menurut keterangan keluarga Bima, polisi datang ke tempat mereka hanya untuk mengklarifikasi sosok Bima kepada keluarga. Bahkan, keluarga berterima kasih terhadap atensi kapolres dan kapolsek tersebut.

“Substansi kritiknya bagus. Mungkin beberapa pilihan kata aja yang kurang pas,” kata Muzzamil***

Dapatkan informasi lainnya dari kami di Google News.

 

Berita Terkait