DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Pasca Kecelakaan Kereta Api Brantas yang Tabrak Truk Tonton, Jalur Semarang kini Bisa Dilalui dan Normal

image
Penampakan penumpang KA menunggu kedatangan kereta di Stasiun Madiun pascca kecelakaan api Brantas.

Baca Juga: UPDATE Kecelakaan Kereta Api Brantas, 1 Penumpang Terluka, Polisi Ungkap Penyebabnya ORBITINDONESIA.COM- Kecelakaan Kereta Api Brantas yang telah menabrak truk tronton menyebabkan keterlambatan untuk beberapa DAOP, termasuk kota Madiun.

Seperti diketahui, kecelakaan Kereta Api Brantas pada Selasa 18 Juli sekitar pukul 19.32 WIB, telah terjadi temperan antara KA 112 Brantas relasi Pasar Senen-Blitar dengan truk tronton.

Selain itu kecelakaan Kereta Api Brantas mengakibatkan temperan pada di perlintasan sebidang (JPL 6) di Km 1+523 antara Stasiun Jerakah-Semarang Poncol yang menyebabkan lokomotif KA 112 terbakar. 

Baca Juga: UPDATE Kecelakaan Kereta Api Brantas, 2 Jalur yang Tertutup Bangkai Truk Kembali Normal

Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun Supriyanto menyatakan salah satu jalur kereta di Semarang sudah berhasil dilakukan normalisasi setelah kecelakaan Kereta APi Brantas yang menabrak truk tronton semalam.

Setelah kejadian kecelakaan Kereta Api Brantas relasi Pasar Senen-Blitar tertemper truk di antara Stasiun Jerakah-Semarang Poncol, KAI Daop 7 Madiun telah normal dan bisa dilalui.

"Tim KAI Daop 4 Semarang memastikan salah satu jalur KA sudah berhasil dilakukan normalisasi dan jalur sudah dapat dilalui pada pukul 22.18 WIB. Bakalan truk tronton yang menghalangi jalur hilir kereta api sudah dievakuasi, sehingga perjalanan KA dapat kembali normal," ujar Supriyanto di Madiun, Rabu.

Baca Juga: Daebak Jungkook BTS Rajai Chart Spotify Lewat Seven sebagai Lagu Solo hingga Tembus 15,9 juta Streaming

Menurut dia, KA 112 Brantas relasi Pasar Senen-Blitar diberangkatkan kembali dari Stasiun Jerakah pada pukul 22.23 WIB dengan keterlambatan sebanyak 147 menit.

Meski jalur sudah dapat dilalui dengan kecepatan terbatas, masih terdapat beberapa KA yang mengalami keterlambatan karena menunggu antrean.

Sejumlah kereta yang mengalami keterlambatan di KAI Daop 7 Madiun antara lain, KA Brantas masuk Stasiun Blitar 05.38 dan terlambat 178 menit dari jadwal yang seharusnya 02.30.

KA Brawijaya tujuan Malang terlambat 279 menit dan KA Majapahit tujuan Malang terlambat 150 menit.

Baca Juga: Belajar dari Pengalaman Titanic, Icon of the Seas, Kapal Pesiar Terbesar di Dunia Akan Berlayar Dengan Aman
Seluruh jajaran KAI terus berupaya semaksimal mungkin untuk dapat menormalkan kembali seluruh jadwal perjalanan kereta api.

KAI selalu berkomitmen untuk senantiasa mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan KA.

Sebagai bentuk kompensasi kepada pelanggan, KAI juga memberikan "service recovery" berupa minuman dan makanan ringan kepada para pelanggan yang perjalanan keretanya terdampak.

"KAI memohon maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas keterlambatan perjalanan KA yang terjadi," kata Supriyanto.***

Berita Terkait