DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

HEBOH, Masuk Sekolah Pukul 5 Pagi, Anggota DPRD NTT: Jujur, Kami Kaget

image
Ilustrasi, kebijakan masuk sekolah pukul 5 pagi di Kupang, NTT disorot anggota dewan.

ORBITINDONESIA.COM - Kebijakan masuk sekolah pukul 5 pagi di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat sorotan banyak pihak.

Kebijakan masuk sekolah pukul 5 pagi itu juga mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi NTT.

Dilansir dari Kantor Berita Antara, Wakil Ketua DPRD NTT Inche Sayuna mengaku kaget dan heran dengan pemberlakuan masuk sekolah pukul 5 pagi oleh Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Baca Juga: Inovasi dari Tempe Menjadi Kripik yang Mudah Dikonsumsi

"Kebijakan ini memang mengagetkan kita semua dan DPRD juga belum diajak komunikasi terkait kebijakan ini," kata Inche di Kupang, Selasa, 28 Februari 2023.

Inche menegaskan tidak ada ajakan diskusi dari Pemprov NTT tentang kebijakan tersebut.

"Jujur, kami dari DPRD kaget dengan kebijakan ini," tambahnya.

Baca Juga: Viral Masuk Sekolah Pukul 5 Pagi di Kupang, Ombudsman: Urgensinya Apa

Inche mengaku juga sudah mendapat laporan dari Komisi V DPRD NTT yang membidangi pendidikan.

Karena itu, pada Rabu, 1 Maret 2023 besok rencananya DPRD NTT bersama dinas pendidikan akan mengelar rapat untuk mendapatkan informasi seputar kebijakan yang kini jadi polemik di masyarakat itu.

Menurut Inche, jam masuk sekolah di Indonesia berkisar antara 6.30 hingga 8.30 pagi.

Baca Juga: Kejaksaan Negeri OKU Selatan Sumatra SelatanTetapkan Dua Tersangka Korupsi Pengelolaan Sampah

"Saat ini kegiatan belajar mengajar di Indonesia termasuk yang paling pagi mulainya dibandingkan sekolah di seluruh dunia," ujarnya.

Dia juga mengatakan ada banyak riset yang menyebutkan bahwa waktu sekolah yang terlalu awal diduga berpotensi mengurangi waktu tidur anak dan ini berisiko lebih besar mengganggu kesehatan mental anak yang sekolah.

Inche berharap kebijakan sekolah mulai pukul 05.00 WITA di NTT itu ditinjau kembali dan selama proses peninjauan, jadwal sekolah dikembalikan seperti yang berlaku selama ini agar tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Baca Juga: Mariam Nabatanzi, Perempuan Berusia 41 Tahun Ini Mampu Lahirkan 44 Anak, Tersubur di Dunia

Sebelumnya, Gubernur NTT dalam pertemuan dengan sejumlah guru dan kepala SMA dan SMK di Kota Kupang pada 23 Februari 2023 lalu mengatakan, dirinya ingin agar aktivitas sekolah khusus bagi SMA dan SMK dimulai pukul 05.00 WITA.

Menurutnya, hal tersebut dapat meningkatkan etos kerja anak-anak SMA dan SMK.

Orang nomor satu di NTT itu menginginkan agar dengan sekolah mulai pukul 05.00 WITA, NTT bisa menciptakan para pelajar dan sekolah yang unggul.

Baca Juga: F1 Powerboat World Championship 2023, Telkom Promosikan PaDi UMKM

Bahkan Viktor menginginkan satu atau dua sekolah dari daerah ini harus masuk 200 sekolah unggul nasional.***

Dapatkan informasi menarik lainnya dari ORBITINDONESIA.COM di Google News.

Berita Terkait