DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Pria Diduga Gangguan Jiwa di Barito Selatan Mengamuk Gunakan Parang, 4 Orang Salah Satunya Polisi Jadi Korban

image
Anggota Polres Barsel yang menjadi korban pembacokan dari seorang laki-laki yang diduga ODGJ.

 

ORBITINDONESIA – Seorang laki-laki diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, mengamuk mengunakan parang dengan membacok sana-sini. Empat orang salah satunya anggota polisi menjadi korban sampai cedera.

Menurut Kapolres Barito Selatan AKBP Yusfandi Usman didampingi Kalpolsek Dusun Selatan  Iptu H. Tonie pada wartawa di IGD RSUD Jaraga Sasameh, Sabtu 14 Januari 2023, korban adalah karyawan perusahaan PT IMB, sedangkan satu lainnya anggota kepolisian.

“Sudah diberi perawatan secara intensif serta sudah diperbolehkan pulang," ujar Yusfandi Usman.

Baca Juga: Barito Selatan Kalimantan Tengah Ambil Langkah Tanggulangi Abrasi di Desa Baru dan Muara Talang

Yusfandi menuturkan, kejadian ini menjadi bahan evaluasi dalam menangani pelaku ODGJ.

"Karena tadi yang bersangkutan tidak membawa perlengkapan yang cukup pada waktu menangani kejadian, sehingga dia ikut menjadi korban," tutur Yusfandi.

Kronologi kejadiannya, kata Kapolsek Iptu H. Tonie, dimulai pada Sabtu, 14 Januari 2023 sekitar pukul 06:00 Wib berlangsung keributan oleh laki-laki ODGJ berinisial R. Pelaku ODGJ datang ketempat istirahat karyawan perusahaan.

Kemudian, R langsung menyerang karyawan perusahaan di sana. Anggota kepolisian yang mengamankan situasi ikut menjadi korban pembacokan.

Baca Juga: Barito Selatan Kalimantan Tengah Salurkan Bantuan kepada korban Abrasi di Desa Baru

"Pelaku sudah melakukan tindak pidana, sedangkan untuk motip lainya masih dalam penyelidikan," tuturnya.

Menurutnya, pelaku berbut pidana penganiayaan dengan pemberatan yang mengakibatkan orang lain cedera.

Ia mengatakan, pelaku masih dalam perawatan di rumah sakit, kerena tindakan terukur dari kepolisian sewaktu pengamanan.

Pelaku R adalah karyawan di PT IMB yang bertugas pelaku sopir. (AF) ***

Berita Terkait