DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Usai Ledakan yang Hancurkan Sekolah Desain Akademi Amerika di Paris, Petugas Masih Cari 1 Orang Hilang

image
Akibat ledakan di Paris, satu orang masih dalam pencarian.

ORBITINDONESIA.COM – Sekolah seni dan desain dalam sebuah bangunan di pusat Kota Paris yang melayani sebagian besar siswa internasional, hancur dalam ledakan hebat pada Rabu, 21 Juni 2023 sore hari waktu setempat.

Ledakan itu mengguncang Latin Quarter yang terkenal di distrik ke-5 di Paris pada pukul 16.55 waktu setempat, di gedung rahasia ke-17 yang menampung Paris American Academy, di Ibu Kota Prancis.

Dalam peristiwa ledakan yang menimpa sebuah sekolah seni dan desain di Paris tersebut, dilaporkan sebanyak 37 orang mengalami cedera.

Baca Juga: Indonesia Open 2023: Demi Olimpiade Paris 2024, Kunlavut Siap Berjuang di Istora

Dilansir dari laman WHIO TV 7, petugas penyelamat Prancis pada hari Kamis mencari seseorang yang dikhawatirkan hilang setelah ledakan dahsyat yang meruntuhkan sebuah bangunan di Paris.

Kejadian ledakan hebat di pusat kota Paris tersebut setidaknya telah melukai lebih dari 30 orang yang empat di antaranya kritis.

Beberapa dari empat orang yang terluka parah menderita luka bakar parah, kata Menteri Kesehatan François Braun.

Baca Juga: Relawan Ganjar Pranowo Menyapa Paris Prancis

Sebelumnya, dua orang dinyatakan hilang dalam peristiwa ledakan tersebut, namun satu orang yang dinyatakan hilang telah ditemukan.

Deputi Pertama Paris Emmanuel Grégoire mengatakan pada jumpa pers Kamis pagi bahwa satu orang hilang telah dilaporkan semalam di rumah sakit.

Satu orang masih hilang dan petugas penyelamatan terus mencari di lokasi kejadian.

Baca Juga: Inilah Alasan Lionel Messi dijuluki La Pulga dan Prestasinya selama bermain bersama Paris Saint Germain

Polisi mengatakan upaya sedang dilakukan untuk menemukan orang lain yang masih dikhawatirkan hilang.

Penyelidik kini berusaha untuk menentukan penyebab ledakan yang terjadi pada hari Rabu tersebut.

Kemungkinan kebocoran gas adalah salah satu penyebab potensial yang sedang diselidiki.

Baca Juga: Usai ke Arab Saudi, Lionel Messi Dikabarkan Hengkang dari Paris Saint Germain, Ada Apa

Orang-orang di lingkungan itu mengatakan kepada media lokal bahwa mereka mencium bau gas yang menyengat sesaat sebelum ledakan, sehingga menimbulkan dugaan bahwa itu disebabkan oleh kebocoran gas.

Teori ini belum dikonfirmasi oleh layanan penyelamatan atau pejabat balai kota Paris.

Dengan lebih dari 2 juta orang yang menempati kota padat di dalam batas kota dengan infrastruktur bersejarah dan banunan tua, Paris sudah tidak asing dengan ledakan gas.

Baca Juga: Update Terbaru Kasus Teddy Minahasa JPU Munculkan Dua Saksi, Hotman Paris: Yakin Klien Tidak Terbukti...

Ledakan juga pernah terjadi pada Januari 2019 di distrik ke-9 yang menewaskan empat orang dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka.

Menurut situs web Paris American Academy, institusi swasta tersebut adalah sekolah desain dwibahasa yang menawarkan kursus mode, desain interior, seni, dan penulisan kreatif.

Sebagian besar mahasiswanya adalah mahasiswa internasional, dengan banyak yang berasal dari Amerika Serikat.***

Kamu bisa mendapatkan beragam informasi dan artikel lainnya dari OrbitIndonesia.com di Google News.

Berita Terkait