DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Berikut Fakta Gelombang Panas dan Kekeringan Menjadi Penyebab Kebakaran Hutan di Eropa

image
kumpulan fakta bahwa gelombang panas dan kekeringan menjadi penyebab kebakaran hutan di Eropa

 

ORBITINDONESIA.COM - Hampir seluruh negara di Eropa saat ini sedang berjuang mengatasi gelombang panas ekstrem yang sangat mengkhawatirkan secara global.

Seluruh daratan dan lautan di Eropa berada di puncak suhu terpanas yang pernah ada pada bulan Juli 2023.

Pada tahun lalu, gelombang panas yang melanda 35 negara di Eropa menyebabkan kebakaran hutan besar di seluruh wilayah.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Albania: Pemerintah Mencoba Padamkan Api dan Menangkap Pelaku Pembakaran

Akibatnya tercatat ada lebih dari 61.600 kasus kematian di Eropa yang disebabkan oleh gelombang panas ekstrem tersebut.

Tahun ini, gelombang panas yang terjadi sudah melampaui rekor cuaca paling panas yang pernah dihadapi seluruh negara Eropa.

Suhu paling panas di Eropa terjadi di Sicily yang mencapai angka 48,8 derajat celcius pada tahun 2021.

Baca Juga: Yunani Temukan 18 Mayat Hangus Akibat Kebakaran yang Menyebar di Eropa Selatan

Berikut ini adalah daftar kebakaran hutan dan cuaca panas ekstrem yang terjadi di Eropa pada tahun ini.

1. Kebakaran Hutan di Perancis

Kebakaran hutan yang terjadi menghancurkan lokasi perkemahan yang terletak di wilayah selatan Perancis pada 15 Agustus lalu.

Baca Juga: Ini Dia Jadwal Pertandingan Semifinal Piala AFF U23 2023, Lengkap dengan Link Nonton Streaming di Vidio

Kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak lebih dari 500 hektar lahan dan membuat dua ribu orang penduduk di wilayah tersebut harus dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Pemicu dari peristiwa tersebut adalah kekeringan dan cuaca panas ekstrem serta hembusan angin kencang yang membuat api dengan cepat melahap seluruh wilayah di sana.

Tidak lama berselang, pada tanggal 20 Agustus 2023, kebakaran hebat kembali terjadi di wilayah selatan Hautes-Alpes, Perancis.

Baca Juga: Akhirnya Resmi Rilis, NCT Tampilkan Rap dan Vokal Memukau Dalam Lagu Golden Age Dengan Formasi Full Member

 

Media setempat mengabarkan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari 140 hektar lahan dan menjadi kebakaran paling hebat di wilayah tersebut dalam 20 tahun terakhir.

Di sepanjang musim panas tahun ini, ada banyak kasus kebakaran skala kecil yang terjadi di seluruh Perancis.

Badan Geologi Perancis (BRGM) mengatakan bahwa tingkat air tanah menjadi sangat rendah di sepanjang bulan April 2023.

Baca Juga: SM Umumkan Detail Album Debut RIIZE, akan Ada Banyak Versi yang Dirilis, Berikut Ini Detail dan Link Pre-Order

Hal tersebut membuat Perancis mengalami kekeringan musim panas yang lebih buruk dibandingkan dengan kasus yang terjadi tahun lalu di negara tersebut.

2. Kebakaran Hutan di Yunani

Kebakaran hutan hebat yang melanda Yunani menyebabkan puluhan pasien di rumah sakit harus dievakuasi menggunakan kapal feri pada tanggal 19 Agustus 2023.

Baca Juga: Ternyata Tunas Aglonema Bisa Tumbuh Pakai Media Tanam Air, Begini Caranya!

Hal itu disebabkan karena kobaran api besar sudah mengarah ke rumah sakit tersebut dan membahayakan seluruh pasien yang ada di sana.

Satu hari berselang pada tanggal 21 Agustus 2023, petugas kepolisian menemukan jenazah seorang imigran yang hangus terbakar karena kebakaran hutan tersebut.

Kebakaran hutan hebat juga terjadi di dekat Pelabuhan Kota Alexandroupolis yang menyebabkan delapan belas orang ditemukan meninggal dunia.

Baca Juga: Banjir Bandang Akibat Badai Hilary Hancurkan Sejumlah Wilayah di California, Satu Orang Tewas

Delapan belas orang korban tersebut dicurigai sebagai imigran gelap yang datang ke negara tersebut dan ditemukan oleh petugas pada tanggal 22 Agustus 2023.

Kebakaran hutan sudah mulai terjadi sejak awal musim panas tahun ini dan sudah menghanguskan beberapa wilayah di Yunani.

20.000 orang turis harus segera dievakuasi saat kebakaran hebat terjadi di Pulau Rhodes pada pertengahan Juli 2023.

Baca Juga: Kebakaran Hutan di Yunani Dipicu oleh Perubahan Iklim dan Angin Kencang Menewaskan Satu Orang

Api dengan cepat berjalan mengarah ke resort dan hotel yang berada di wilayah tenggara pulau liburan tersebut.

Sementara di tanggal 25 sampai 26 Agustus, evakuasi juga harus dilakukan kepada penduduk karena kebakaran hutan telah merubah warna langit Pulau Corfu menjadi merah.

3. Kebakaran Hutan di Italia

Baca Juga: Fakta Terbaru Tragedi Meninggalnya Mahasiswa IPB yang Terbakar ketika Lakukan Penelitian di Laboratorium

 

Pada sepanjang bulan Juli, wilayah selatan dan tengah Italia mencatatkan 7% lebih banyak kematian dari yang biasanya terjadi di wilayah tersebut.

Kementerian Kesehatan Italia mengatakan, Angka kematian yang sangat besar tersebut disebabkan oleh gelombang panas ekstrem yang menghajar wilayah tersebut.

Kemudian, ada sebanyak enam ratus orang dievakuasi dari Pulau Sardinia pada tanggal 7 Agustus karena kebakaran hutan yang terjadi di wilayah tersebut.

Baca Juga: India Sedang Menghitung Mundur Misi Penting Pendaratan Kedua Mereka ke Bulan untuk Eksplorasi

Sementara laporan Layanan Cuaca Lazio mengatakan bahwa Roma mencatatkan rekor suhu tertinggi baru yaitu sebesar 41,8 derajat celcius.

4. Kebakaran Hutan di Portugal

Pihak berwenang mengatakan bahwa kebakaran hutan yang sudah dimulai sejak 5 Agustus 2023 sudah selesai dipadamkan selama empat hari.

Baca Juga: Daftar Harga Tiket, Cara Pesan dan Kategori Pertandingan FIBA World Cup 2023 di Gelora Bung Karno

Data awal mencatat bahwa kebakaran tersebut menghanguskan sebanyak 8.400 hektar hutan yang ada di wilayah Portugal.

Kebakaran hutan hebat tersebut juga memaksa sebanyak 1.400 orang penduduk yang tinggal di sekitar lokasi kebakaran harus dievakuasi.

Pemerintah Portugal juga mengeluarkan peringatan kepada 120 kota bahwa mereka berada pada resiko maksimum kebakaran hutan akibat cuaca panas ekstrem.

Baca Juga: Benarkah Shikamaru akan Mengakhiri Dominasi Klan Senju dan Sarutobi di Manga Boruto Two Blue Vortex

5. Kebakaran Hutan di Spanyol

Pada tanggal 15 Agustus 2023, Taman Nasional Pegunungan yang berada di Pulau Tenerife, Spanyol, mengalami kebakaran hutan hebat.

Api tersebut menghanguskan sekitar 12.800 hektar hutan yang ada di wilayah tersebut dan membuat lebih dari 12.000 penduduk disana harus dievakuasi.

Baca Juga: Akhirnya Resmi Rilis, NCT Tampilkan Rap dan Vokal Memukau Dalam Lagu Golden Age Dengan Formasi Full Member

Walikota Tenerife, Fernando Clavijo, mengatakan bahwa itu adalah kebakaran hutan paling kompleks yang pernah dihadapi oleh Kepulauan Canary dalam 40 tahun terakhir.

Pemerintah setempat mengatakan bahwa kebakaran hutan tersebut sudah hampir dipadamkan pada tanggal 21 Agustus 2023.

Pada tanggal 15 Juli 2023, kebakaran hutan terjadi di Pulau La Palma yang menyebabkan sebanyak 4.000 penduduk di sana harus dievakuasi dari lokasi tersebut.

Baca Juga: Erick Thohir Raih Penghargaan FIBA Presidents Award 2023, Raffi Ahmad Ucapkan Selamat

Petugas pemadam kebakaran yang dikirim kesana berhasil memadamkan api pada akhir bulan Juli lalu.

Hal ini disebabkan karena Spanyol telah menghadapi periode kekeringan berkepanjangan dan empat bulan awal 2023 merupakan periode terkering yang pernah dialami Spanyol.

Itulah daftar fakta dan kejadian kebakaran hutan hebat yang terjadi di Eropa sepanjang tahun 2023. Semoga musibah ini bisa segera dikendalikan dan tidak ada korban jiwa tambahan kedepannya.***

Berita Terkait