DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Ketika Kuliner Kerak Telor Pertama Kali Tersaji di Prancis, Bikin Para Chef Kagum

image
Ilustrasi Kuliner Kerak Telor Pertama Kali Tersaji di Prancis/ Instagram @ jf3_foodfest

ORBITINDONESIA.COM- Kuliner kerak telor khas Jakarta, kini untuk yang pertama kalinya tersaji di Paris, Prancis.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris bekerjasama dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparegraf) DKI Jakarta, untuk pertama kalinya dalam sejarah mengenalkan kuliner kerak telor di Prancis.

Duta Besar RI di Paris Mohamad Oemar menyebut, proses pembuatan kerak telor ternyata membuat para chef di Prancis kagum. Terutama dari cara tradisional pembuatannya.

Baca Juga: New Year Gaza 24 B

Baca Juga: Megawati Menjadi Salah Seorang Juri untuk Zayed Award for Human Fraternity 2024

Acara bertajuk “Culinary Voyage to the Archipelago of Indonesia” tersebut diadakan tepatnya di Sekolah Gastronomi Le Cordon Bleu di Paris sebagai penutup "Festival Nusantara" yang berlangsung pada 29 September hingga 5 Oktober 2023.

"Kegiatan tersebut ditujukan untuk terus meningkatkan visibilitas Indonesia di Prancis dan lebih lanjut dapat menembus pasar dunia setelah tampil di Prancis," kata Oemar, dikutip dari Antara Minggu 8 Oktober 2023.

Baca Juga: Survei LSI Denny JA: Elektabilitas PSI yang Dipimpin Kaesang Hanya 1,5 Persen, Gerindra Salip PDI Perjuangan

Dalam acara tersebut, puluhan mahasiswa Cordon Bleu memenuhi ruangan demo masak kerak telor dan sangat antusias belajar mengenai aneka bumbu khas Tanah Air yang telah membuka jalur eksplorasi ke kepulauan nusantara pada akhir abad pertengahan (spice route).

Baca Juga: Hasil Pertandingan Everton vs Bournemouth, The Toffees Sukses Raih Tiga Angka

"Para calon chef dunia itu juga sangat tertarik dengan penggunaan arang/kayu bakar dalam proses pembuatan kerak telor dengan cara tradisional yang dapat memberikan aroma yang istimewa," kata Oemar.

Baca Juga: Ditemani Erick Thohir, Prabowo Subianto Makan Siang Bersama Pelaku Usaha Muda

CEO Le Cordon Bleu International, André Cointreau menyebutkan para lulusan ilmu gastronomi di Cordon Bleu yang berasal dari Indonesia banyak yang sukses dalam meningkatkan mutu sajian.

"Saat ini terdapat sedikitnya 30 mahasiswa asal Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Le Cordon Bleu Paris," katanya.

Baca Juga: Hadiah Nobel Fisika 2023 dan Fisika Attodetik

Baca Juga: Yasonna H Laoly Dampingi Megawati Soekarnoputri Selama Jadi Juri Jayed Award 2023 di Roma

Saat ini, dia sedang melirik peluang bekerjasama dengan Pemerintah Indonesia untuk mengembangkan sekolah gastronomi di Indonesia.
 
Rangkaian "Festival Nusantara" tersebut diawali dengan promosi perdagangan dalam pameran koleksi "Spring/Summer 2024" pada agenda resmi "Paris Fashion Week".

Beberapa jenama atau merek asal Indonesia ikut ditampilkan koleksinya di L’Adresse Showroom selama sepekan kepada calon pembeli dari seluruh penjuru dunia yang hadir.

Di bidang investasi, KBRI Paris bekerjasama dengan asosiasi pengusaha Prancis, MEDEF Internasional, telah menyelenggarakan "Forum Bisnis Indonesia-Prancis" pada 4 Oktober 2023 untuk mempromosikan peluang investasi di Indonesia, khususnya dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Baca Juga: Jadi Juri Zayed Award 2024, Megawati Diwawancarai Radio Vatikan

Acara ini juga dihadiri oleh Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN).

Pagelaran tersebut dimeriahkan pula oleh penampilan tari-tarian Bali persembahan ISI Denpasar yang diiringi Gamelan Puspawarna dari Asosiasi Pantcha Indra yang berkedudukan di Paris.

Selain itu, Dinas Kebudayaan DKI Jakarta juga ikut menggemparkan "Salon Opéra" di Hotel InterContinental Paris-Le Grand dengan penampilan tarian khas Betawi yang diiringi gelegar orkes Gambang Kromong***

Baca Juga: Dugaan Operasi Tangkap Tangan Gubernur Abdul Gani Kasuba, KPK Gelandang 3 Pejabat Maluku Utara ke Jakarta

 

Berita Terkait