DECEMBER 9, 2022
Buku

Serena Cosgrova Francis asal Kupang NTT Luncurkan Buku Prabowo Pemimpin di Atas Garis

image
Prabowo Pemimpin di Atas Garis Serena Cosgrova Francis (kedua kanan) sedang menjelaskan tentang bukunya saat peluncuran buku tersebut di Kupang, Selasa (6/2/2024). ANTARA/Kornelis Kaha

ORBITINDONESIA.COM - Serena Cosgrova Francis, wanita muda berusia 24 tahun asal Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), meluncurkan buku berjudul Prabowo Pemimpin di Atas Garis, di Kupang, Selasa, 6 Februari 2024 malam.

Dalam acara peluncuran yang dihadiri ratusan anak milenial di Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis mengatakan, dia menulis buku tersebut karena sangat mengidolakan Prabowo Subianto.

"Saya secara pribadi mengidolakan Bapak Prabowo Subianto dan pada saat ini anak-anak muda juga harus tahu bagaimana perjuangannya. Bagaimana nilai-nilai yang ia lakukan dan prestasi-prestasi yang secara garis besar sangat menguntungkan Bangsa Indonesia. Semua itu ada di buku Prabowo Pemimpin di Atas Garis," kata Serena Cosgrova Francis.

Baca Juga: Rosan Roeslani: Putusan DKPP Terkait Pelanggaran KPU Tidak Penting Bagi Pasangan Calon Prabowo-Gibran.

Buku ini lanjut Serena, mengungkap informasi tentang seorang anak bangsa yang memiliki jiwa memajukan bangsa dan negaranya. Selain itu mengungkap alasan Prabowo itu adalah seorang pemimpin.

"Pemimpin yang hebat. Pemimpin di atas garis. Beliau belajar menjadi prajurit sejati dan melakoninya," ujar Serena.

Dia menyebut, Prabowo adalah satu putra terbaik bangsa yang sebagian orang mengatakannya terlalu keras. Bahkan ada yang menyebut pemarah.

Baca Juga: Instruksi Prabowo Subianto: Rayakan HUT Ke-16 Partai Gerindra Secara Sederhana dan Khidmat

"Ternyata di balik itu semua, beliau memiliki kelembutan hati. Sikapnya yang tegas menunjukkan bahwa beliau lebih suka kecepatan dan kebenaran," imbuhnya.

Sifat Prabowo yang keras lanjut dia, memperlihatkan betapa bagian dari keberhasilan itu adalah kerja keras dan disiplin.

"Buku ini mengungkap alasan bahwa Prabowo itu seorang pemimpin. Pemimpin yang hebat. Pemimpin di atas garis. Dia belajar menjadi prajurit sejati dan melakoninya. Dia belajar berbisnis dan benar menjadi pengusaha. Dia pun mendirikan partai dan melakoni sebagai politikus," kata Serena.

Baca Juga: Pakar Hukum Fahri Bachmid: Meski Ada Sanksi DKPP, Status Pendaftaran Prabowo-Gibran Tetap Sah

Prabowo pun, secara diam-diam memberi perhatian dan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Serena bahkan menyebut Prabowo sebagai pemimpin besar, karena ukurannya dari keadaan dan visinya.

Dia menjelaskan, Prabowo memiliki visi yang besar akan Indonesia yang kuat, maju, dan sejahtera.

Kemudian, Prabowo seorang pemaaf. Kesediaan dan kesiapan Prabowo bergandengan tangan, bahu-membahu, dan siap menjadi bawahan dari rivalnya saat pencapresan, cukup sebagai bukti bahwa Menteri Pertahanan itu merupakan seorang pemaaf.

Baca Juga: Pesantren Tebuireng Jombang Dukung Prabowo-Gibran

Selain itu, Prabowo merupakan seorang penyambung antargenerasi atau pembangun jembatan.

"Keputusannya, selain politik, memilih Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapresnya adalah bukti konkret keterpanggilan Pak Prabowo menyediakan diri sebagai jembatan penghubung," ungkapnya.

"Buku ini tertulis mengisi kesenjangan, mempersiapkan Indonesia emas adalah sekumpulan cuplikan pidato Pak Prabowo sebagai seorang pemimpin yang visioner dan persuasif," kata dia.

Baca Juga: Survei Poltracking: Elektabilitas Prabowo-Gibran Tembus 60,1 Persen di Jawa Timur

Di bagian terakhir buku ini katanya, semakin melengkapkan bahwa Prabowo seorang pemimpin di atas garis. Menerima tanggung jawab penuh dedikasi dan totalitas.

"Kementerian Pertahanan yang dipimpinnya membuktikan diri mampu memajukan sektor pertahanan Indonesia, baik dari sisi peralatan maupun dari sisi sumber daya manusia," kata Serena.

Serena berharap, kehadiran buku ini bisa diterima oleh masyarakat di NTT, agar bisa mengenal lebih dekat sosok orang nomor satu di Partai Gerindra, melalui tulisannya. ***
 

Sumber: Antara

Berita Terkait