DECEMBER 9, 2022
Jakarta

Banjir di Jakarta Timur: Ketinggian Air di Kebon Pala, Kampung Melayu, Naik Hingga 110 Cm

image
Salah satu warga tengah melintasi jalan yang terendam banjir di kawasan Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat dini hari (15/3/2024). ANTARA/HO-dokumentasi pribadi

?????ORBITINDONESIA.COM - Ketinggian banjir di permukiman warga Kebon Pala, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, semakin meningkat hingga mencapai 110 sentimeter (cm), pada Jumat, 15 Maret 2024 dini hari.

Banjir kiriman dari Bogor dan Depok itu menyebabkan air Kali Ciliwung meluap sejak Kamis petang, 14 Maret 2024 sekitar pukul 15.20 WIB dengan ketinggian air mencapai 75 cm. Namun pada Jumat dini hari naik menjadi 110 cm.

Salah satu warga RT 13/RW 04, Ahmad Syaifulloh mengatakan, ketinggian air banjir mulai naik sekitar pukul 00.00 WIB hingga mencapai satu meter lebih.

Baca Juga: BPBD: Hujan Semalan Bikin 7 RT dan 21 Ruas Jalan di Jakarta Banjir

"Banjirnya ini ada satu meter lebih, naiknya cukup cepat dari jam 12 malam," ujarnya.

Dia mengaku banjir kiriman sudah sering terjadi di permukiman warga yang berada di bantaran Kali Ciliwung tersebut.

"Kita sudah biasa banjir begini, sepertinya sih banjir kiriman soalnya belum hujan-hujan dari pas awal naik tadi. Ini banjirnya sudah lima jam," ucapnya.

Baca Juga: Astaga, 15 Anak di Desa Karang Agung, Ogan Komering Ulu Hanyut Terbawa Arus Banjir

Banjir masih terus naik menjelang waktu sahur di Jumat ini. Sejumlah warga terpaksa tetap beraktivitas meski ketinggian genangan air terus naik.

Warga terpaksa berjalan menerobos banjir yang tingginya sudah mencapai sepinggang orang dewasa dan sebagian warga juga terpaksa memindahkan kendaraan seperti sepeda motornya ke tempat yang lebih tinggi.

Jumlah rumah warga yang terkena dampak banjir diperkirakan mencapai ratusan karena berada di dua RW, yakni RW 04 dan RW 05 Kelurahan Kampung Melayu.

Baca Juga: Akibat Hujan Sejak Rabu, Banjir dan Tanah Longsor Landa Kota Semarang, Jawa Tengah

"Rumah warga yang terkena dampak banjir diperkirakan mencapai 250 unit rumah karena yang terendam ada empat RT," kata Ketua RT 13/RW 04 Sanusi di Kebon Pala, Kamis malam.

Sanusi menduga banjir itu dipicu debit air kiriman dari Bogor dan Depok karena tinggi muka air di Bendungan Katulampa dan Pos Pantau Depok tercatat naik menjadi siaga tiga.

Tingginya intensitas hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak Kamis pagi juga mengakibatkan debit air Kali Ciliwung meluap ke permukiman warga di kawasan Kebon Pala.

Baca Juga: Humas PT KAI: Perjalanan Kereta Api Lintas Utara Memutar Lewat Jalur Selatan Akibat Banjir di Semarang

Meski terendam banjir, tambah dia, hingga kini belum ada warga Kebon Pala yang mengungsi ke posko pengungsian yang sudah dicanangkan pengurus lingkungan.

"Belum ada yang mengungsi, masih aman kalau segini. Biasa saja, karena sudah biasa terkena banjir," ucapnya. ***

Sumber: Antara

Berita Terkait