Pekerja dan Aktivis di Berbagai Negara Lancarkan Aksi Blokir Pengiriman Senjata ke Israel
ORBITINDONESIA.COM - Para pekerja dan aktivis di AS, Italia, Irlandia, Australia, dan negara-negara lain telah melancarkan gelombang aksi mulai Jumat, 28 November2024, yang bertujuan untuk memblokir pergerakan senjata yang ditujukan ke Israel melalui pelabuhan dan gudang.
Di kota pelabuhan Genoa, Italia, aktivis Greta Thunberg dan mantan menteri keuangan Yunani, Yanis Varoufakis, akan bergabung dengan para pekerja pelabuhan sebagai bagian dari aksi mogok umum.
Aksi mogok umum terakhir di Italia pada bulan Oktober menyebabkan gangguan selama berhari-hari pada pengiriman ke dan dari Israel.
Gangguan besar diperkirakan akan terjadi di seluruh negeri karena aksi mogok tersebut menghantam rute transportasi dan para pekerja turun ke jalan dalam protes yang akan menghubungkan upah rendah dan meningkatnya biaya hidup dengan pengeluaran militer dan dukungan pemerintah terhadap Israel.
“Kami akan menutup Italia lagi dengan aksi mogok umum melawan ekonomi perang,” kata Francesco Staccioli, seorang pemimpin serikat pekerja USB Italia. “Kami memprotes keterlibatan pemerintah kami dan mendukung seruan serikat pekerja Palestina untuk embargo senjata.”
Aksi mogok tersebut akan dilanjutkan dengan demonstrasi di Roma pada Sabtu, 29 November. Serikat pekerja terbesar di Irlandia, SIPTU, mengumumkan hari aksi di tempat kerja di seluruh negeri pada hari Jumat.
Di AS, organisator buruh terkemuka Chris Smalls telah mengumumkan dua demonstrasi Disarm Genocide Now pada hari Jumat di New Jersey dan San Francisco di luar gedung International Longshoremen’s Association, serikat pekerja maritim terbesar di negara itu.
Serikat pekerja tersebut didesak untuk menghentikan semua pengiriman senjata ke Israel di tengah keluhan bahwa para pemimpin buruh telah menekan solidaritas dengan Palestina. Protes Disarm Genocide Now juga mencakup boikot Black Friday nasional dan acara solidaritas yang terkait dengan pemogokan global.
“Para buruh berada di titik-titik kritis ekonomi. Ketika kami menolak untuk membuat senjata, memindahkan kargo, atau mengelola rantai pasokan, mesin genosida akan terhenti,” kata Smalls, yang merupakan pendiri Serikat Buruh Amazon.
“Kami sedang mempersiapkan pemogokan umum di Amerika Serikat,” tambahnya. Di kota Newcastle, Australia, para aktivis pro-Palestina yang mendayung kayak akan bergabung dengan para aktivis lingkungan pada hari Sabtu dalam upaya memblokir kapal-kapal di pelabuhan batu bara terbesar di dunia.
“Ratusan ribu ton batu bara dikirim dari Newcastle ke Israel, memicu kejahatan perang Israel,” kata para penyelenggara.***