DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Sering Makan Terlambat ? Awas Kena Efek Merugikan Ini, Simak Penjelasannya

image
Ilustrasi makan terlambat termasuk saat larut malam mempunyai resiko 3 hal.

ORBITIINDONESIA- Tahukah Anda? saat makan terlambat saat larut malam memilki efek merugikan.

Efek merugikan dari makan terlambat dipengaruhi oleh tiga faktor utama yaitu dalam mengatur berat badan yakni pengaturan asupan kalori, jumlah kalori yang dibakar dan perubahan molekuler jaringan lemak, ungkap studi dari Brigham and Women's Hospital

Dilansir OrbititIndonesia dari Medical Daily pada 6 Oktober lalu, studi yang dipublikasikan Cell Metabolism itu melihat perbedaan hasil makan lebih awal dibandingkan dengan makan terlambat, sambil mengendalikan faktor penting lainnya seperti paparan cahaya, tidur dan aktivitas fisik.

Baca Juga: Ingin Cegah Penyakit Osteoporosis? Mulai sekarang Terapkan Gaya Hidup Aktif

Para peneliti melibatkan 16 peserta yang dianggap kelebihan berat badan atau obesitas.

Mereka menyelesaikan dua protokol laboratorium yakni makan awal dan makan terlambat (empat jam lebih terlambat).

Mereka juga memiliki jadwal tidur dan bangun yang tetap selama dua hingga tiga minggu sebelum protokol laboratorium, juga mengikuti diet ketat di rumah dalam tiga hari menjelang itu.

Baca Juga: Kunci Menunda Menopause Sejak Dini dengan Rajin Konsumsi Makanan Ini
Selama di laboratorium, para peserta mendokumentasikan rasa lapar dan nafsu makan mereka.

Sampel penting seperti sampel darah, suhu tubuh, pengeluaran energi dan biopsi jaringan adiposa, juga dikumpulkan.

"(Kami) menemukan makan empat jam kemudian membuat perbedaan yang signifikan untuk tingkat rasa lapar kita, cara tubuh membakar kalori setelah makan, dan cara kita menyimpan lemak," ujar peneliti studi Nina Vujovic dari Brigham's Division of Sleep and Circadian Disorders.

Baca Juga: Inilah Makanan Sehat yang Bikin Panjang Umur Seperti Ratu Elizabeth II

Menurut studi, makan terlambat secara konsisten mengubah fungsi fisiologis dan proses biologis yang terlibat dalam pengaturan asupan energi, pengeluaran serta penyimpanan, dan masing-masing hal ini mengarah pada penambahan berat badan.

Dalam studi baru-baru ini, para peneliti juga menemukan mereka yang makan di siang dan malam hari terlambat mengalami peningkatan tingkat suasana hati seperti depresi dan kecemasan.***

Berita Terkait