Ketegangan Iran: Protes, Ancaman, dan Dampak Internasional

ORBITINDONESIA.COM – Protes antipemerintah di Iran memuncak, menantang kekuasaan ulama dan memicu perhatian global. Amerika Serikat merespons dengan ancaman, menggarisbawahi ketidakstabilan yang membayangi negara tersebut.

Ketidakpuasan ekonomi memicu gelombang demonstrasi besar di Iran. Nilai tukar mata uang jatuh drastis, sementara inflasi melonjak. Kondisi ini diperparah oleh ketegangan politik dan konflik dengan Israel dan AS.

Penutupan internet menjadi strategi pemerintah Iran untuk memadamkan informasi dari dalam negeri. Namun, video dan laporan tentang kekerasan terus merembes keluar. Kelompok HAM mencatat puluhan korban tewas, menyoroti eskalasi kekerasan di jalanan.

Reaksi keras pemerintah Iran mencerminkan ketakutan akan kehilangan kontrol. Sementara itu, sikap AS yang ambigu menunjukkan permainan diplomasi tingkat tinggi. Ledakan kemarahan rakyat Iran mencerminkan rasa frustrasi yang terakumulasi bertahun-tahun.

Krisis ini menggambarkan tantangan besar bagi Iran di panggung internasional. Pertanyaan besar yang tersisa adalah bagaimana pemerintah Iran merespons tekanan internal dan eksternal? Apakah akan ada perubahan nyata, atau sekadar langkah bertahan hidup sementara?