Awas, Perang Tarif Trump Ancam Stabilitas Ekonomi Global
ORBITINDONESIA.COM – Ketegangan di kancah global kembali memanas setelah ancaman tarif 25% dari Donald Trump terhadap negara-negara yang berdagang dengan Iran mengguncang banyak pihak.
Langkah ini diambil menyusul kekerasan rezim Iran dalam menumpas aksi demo yang telah menelan ribuan korban. Kebijakan Trump ini memicu respons keras dari China, mitra dagang terbesar Iran, yang siap membalas demi melindungi kepentingan nasionalnya.
China, yang membeli 77% ekspor minyak Iran pada tahun 2024, akan mengalami dampak besar dari kebijakan ini. Selain itu, negara seperti India, Uni Emirat Arab, Jepang, dan Korea Selatan juga berpotensi terjebak dalam konflik ini. Ancaman Trump ini merupakan salah satu kebijakan tarif paling ekstrim yang pernah ada, menargetkan negara secara utuh ketimbang perusahaan tertentu.
Keputusan Trump mengangkat pertanyaan tentang efektivitas proteksionisme dan dampaknya terhadap stabilitas pasar global. Selain itu, perang tarif ini berisiko memperburuk hubungan AS dengan sekutunya yang memiliki kepentingan dagang dengan Iran.
Ke depan, dunia harus mempertimbangkan kembali pendekatan diplomasi ekonomi dalam menyelesaikan konflik. Apakah perang tarif adalah solusi jangka panjang yang tepat, atau justru memperkeruh situasi internasional yang sudah tegang?