Kanada dan China: Kemitraan Baru di Tengah Ketegangan Lama

ORBITINDONESIA.COM – Mark Carney, Perdana Menteri Kanada, memuji hubungan strategis baru dengan China, menandai upaya perbaikan hubungan setelah ketegangan diplomatik yang berlangsung selama delapan tahun.

Kunjungan Carney ke China adalah yang pertama bagi pemimpin Kanada sejak memburuknya hubungan pada 2018. Ketegangan ini dipicu oleh penangkapan Meng Wanzhou, eksekutif Huawei, oleh Kanada atas permintaan AS, dan penahanan dua warga Kanada oleh China.

Carney dan Xi Jinping berkomitmen membangun kemitraan strategis baru, terutama di sektor pertanian, energi, dan keuangan. Langkah ini menandai upaya Kanada untuk mengurangi ketergantungan ekonomi pada AS, terutama di tengah kebijakan tarif agresif yang diterapkan oleh Donald Trump.

Kemitraan baru ini bisa menjadi titik balik bagi kedua negara, membuka peluang ekonomi yang lebih luas. Namun, skeptisisme tetap ada mengingat sejarah ketegangan yang pernah terjadi, serta tantangan geopolitik yang dihadapi.

Meski hubungan Kanada-China menunjukkan tanda-tanda perbaikan, pertanyaan tentang masa depan hubungan ini tetap menggantung. Mampukah kedua negara ini mengatasi masa lalu dan membangun masa depan yang lebih cerah?

(Orbit dari berbagai sumber, 17 Januari 2026)