Mengungkap Bahaya Alkohol dan Kafein bagi Penderita Migrain

ORBITINDONESIA.COM – Ketika migrain menyerang, kombinasi alkohol dan kafein bisa menjadi musuh terbesar. Banyak yang tidak menyadari bahaya laten dari dua minuman ini saat mengalami kondisi migrain.

Migrain bukan hanya sakit kepala biasa, melainkan gangguan saraf kompleks yang memicu gejala lain seperti mual dan sensitivitas cahaya. Kesalahan umum yang dilakukan penderita migrain adalah mencampur alkohol dan kafein dalam upaya mengatasi rasa sakit.

Menurut ahli saraf Dr. Nada Hindiyeh dan Dr. Fred Cohen, alkohol dan kafein memengaruhi sistem saraf dan pembuluh darah otak, memperparah migrain saat dikonsumsi bersamaan. Alkohol menyebabkan dehidrasi dan peradangan, sementara kafein dapat menjadi penolong atau pemicu tergantung dosisnya.

Menggabungkan dua zat ini memberi sinyal bertabrakan pada otak, memperburuk gejala migrain. Sementara alkohol menekan sistem saraf, kafein merangsangnya, membuat tubuh kebingungan dan meningkatkan risiko serangan migrain yang lebih berat.

Untuk mengelola migrain, penderita harus mengenali pemicu pribadi dan memilih minuman yang aman seperti air putih atau teh herbal. Dengan istirahat cukup dan hidrasi optimal, tubuh akan lebih cepat pulih. Pertimbangkan untuk mencatat reaksi tubuh terhadap makanan dan minuman untuk menghindari serangan di masa depan.

(Orbit dari berbagai sumber, 19 Januari 2026)