Genius Sabrina Pasterski: 'Next Einstein' dalam Dunia Fisika
ORBITINDONESIA.COM – Di usia 12 tahun, Sabrina Gonzales Pasterski sudah merakit pesawat kecil. Kini, dia dikenal sebagai 'Next Einstein' dan telah memikat dunia fisika dengan kejeniusannya.
Kisah Sabrina Gonzales Pasterski menggambarkan perjalanan seorang perempuan muda yang menembus batasan dalam bidang yang didominasi laki-laki. Dengan prestasi akademik yang luar biasa dan pengakuan dari fisikawan legendaris seperti Stephen Hawking, Sabrina telah membuktikan bahwa usia dan gender bukanlah penghalang untuk mencapai puncak ilmu pengetahuan.
Sabrina menyelesaikan pendidikan sarjananya di Massachusetts Institute of Technology (MIT) sebagai lulusan terbaik di bidang fisika. Dia kemudian melanjutkan studinya di Harvard University, di mana penelitian dan inovasinya terus berkembang. Pengakuan dari Stephen Hawking terhadap karya Sabrina menunjukkan bahwa kontribusinya dalam fisika teoretis memiliki dampak signifikan. Hal ini sejalan dengan tren peningkatan peran perempuan dalam sains, meskipun masih dihadapkan pada berbagai tantangan.
Peningkatan partisipasi perempuan dalam STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) telah menjadi isu penting. Sabrina Pasterski adalah contoh nyata dari dampak positif ketika berbagai hambatan diatasi. Namun, perjalanan ini tidak mudah dan membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk membangun ekosistem yang inklusif dan suportif untuk peneliti muda berbakat.
Keberhasilan Sabrina Gonzales Pasterski mengingatkan kita bahwa potensi manusia tidak dibatasi oleh usia atau gender. Dalam era di mana inovasi dan penemuan baru sangat dibutuhkan, mungkin sudah saatnya kita bertanya: bagaimana kita bisa lebih mendukung generasi jenius berikutnya untuk mengubah dunia? (Orbit dari berbagai sumber, 20 Januari 2026)