Kerusakan Ekosistem Global Membawa Ancaman Kesehatan

ORBITINDONESIA.COM – Fragmentasi hutan memaksa nyamuk beralih ke manusia sebagai inang utama, meningkatkan risiko penyakit berbahaya.

Kerusakan ekosistem global kini memicu interaksi baru antara manusia dan satwa liar. Deforestasi mengaburkan batas antara alam dan pemukiman manusia.

Studi di Hutan Atlantik Brasil menunjukkan nyamuk beralih ke manusia akibat hilangnya inang alami. Analisis DNA mengungkap 75% sampel darah nyamuk berasal dari manusia.

Fenomena ini meningkatkan risiko penyebaran virus seperti Dengue dan Zika. Pergeseran ini mencerminkan ketidakseimbangan ekosistem akibat ulah manusia.

Perubahan perilaku nyamuk adalah tanda bahaya bagi kesehatan masyarakat. Diperlukan langkah strategis untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem dan melindungi manusia dari ancaman penyakit baru.