Evolusi Terbang Dinosaurus: Lebih Rumit dari yang Dikira

ORBITINDONESIA.COM – Penemuan fosil baru menguak fakta mengejutkan: beberapa dinosaurus berbulu justru kehilangan kemampuan terbang, menantang asumsi evolusi yang ada.

Bulu selama ini dianggap kunci evolusi terbang pada dinosaurus. Namun, studi baru dari Tel Aviv University membuktikan sebaliknya, menggambarkan jalur evolusi lebih kompleks.

Para peneliti menemukan bahwa dinosaurus berbulu, seperti Anchiornis, mengalami pola molting tidak teratur. Ini menunjukkan beberapa spesies kehilangan kemampuan terbang meski sempat mengembangkannya.

Studi ini memaksa kita mempertanyakan anggapan awam tentang evolusi. Dengan pola molting yang acak, jelas bahwa tidak semua dinosaurus berbulu berevolusi untuk terbang.

Penemuan ini memberi wawasan baru tentang evolusi yang tidak linier. Mungkin saatnya kita melihat evolusi sebagai proses dinamis, penuh eksperimen dan adaptasi.

(Orbit dari berbagai sumber, 25 Januari 2026)