Penemuan Fosil Hominin: Memecah Misteri Evolusi di Afrika
ORBITINDONESIA.COM – Penemuan fosil hominin di Maroko mengungkap jejak kehidupan 773.000 tahun lalu, membuka babak baru dalam studi evolusi manusia.
Penemuan fosil hominin di Gua Grotte a Hominides, Casablanca, Maroko, menyoroti celah pengetahuan antara satu juta hingga 500.000 tahun lalu. Fosil ini menawarkan wawasan baru tentang evolusi manusia di Afrika.
Melalui teknik paleomagnetisme, para peneliti mengkonfirmasi usia fosil sekitar 773.000 tahun. Fitur fosil menunjukkan kombinasi karakteristik primitif dan evolusi yang lebih maju, memberikan petunjuk tentang nenek moyang manusia dan Neanderthal.
Jean-Jacques Hublin menekankan pentingnya temuan ini dalam memahami garis keturunan hominin. Meskipun Maroko telah menjadi tempat penemuan penting, Hublin memperingatkan agar tidak menganggapnya sebagai asal mula Homo sapiens secara eksklusif.
Penemuan ini menantang kita untuk terus mengeksplorasi dan mengisi celah dalam sejarah evolusi manusia. Apakah masih banyak potongan teka-teki yang hilang menunggu untuk ditemukan?
(Orbit dari berbagai sumber, 28 Januari 2026)