Harga Pangan Melonjak: Dampak dan Solusinya
ORBITINDONESIA.COM – Lonjakan harga bahan pangan di Indonesia menciptakan kekhawatiran baru di kalangan masyarakat dan pemerintah.
Pada Jumat, 30 Januari 2026, harga bahan pangan strategis di Indonesia mengalami kenaikan signifikan. Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menunjukkan peningkatan harga dari beras hingga bawang putih. Masyarakat kini dibayangi kekhawatiran akan mahalnya kebutuhan pokok.
Kenaikan harga pangan ini tidak lepas dari berbagai faktor global dan lokal. Kondisi cuaca ekstrem, gangguan rantai pasok, dan naiknya biaya produksi menjadi pemicu utama. Misalnya, cabai merah besar mengalami kenaikan hingga Rp12.700 per kilogram, mencerminkan tekanan inflasi yang tinggi.
Kenaikan harga ini memaksa kita untuk meninjau kembali kebijakan pangan nasional. Apakah kita sudah cukup mandiri dalam produksi pangan? Pemerintah perlu memperkuat strategi ketahanan pangan agar tidak terus bergantung pada impor. Solusi jangka panjang harus segera diterapkan.
Masyarakat berharap adanya intervensi nyata dari pemerintah untuk menstabilkan harga pangan. Ini adalah momen reflektif untuk menilai kembali arah kebijakan ekonomi kita. Akankah kita mampu menjamin ketersediaan pangan yang terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat?
(Orbit dari berbagai sumber, 2 Februari 2026)