Relokasi PKL Bengkulu: Pendekatan Humanis Menuju Kota Tertib
ORBITINDONESIA.COM – Di bawah semangat kebersamaan, Pemerintah Kota Bengkulu menggelar sarapan pagi bersama PKL sebelum relokasi. Ini adalah bukti bahwa dialog mampu mengatasi konflik.
Penataan kawasan pusat Kota Bengkulu telah menjadi isu penting. PKL yang selama ini berjualan di trotoar KZ Abidin 1, menghadapi relokasi menuju Pasar Tradisional Modern Pasar Minggu.
Langkah relokasi ini dilakukan dengan pendekatan persuasif. Dedy Wahyudi, Wali Kota Bengkulu, menegaskan pentingnya komunikasi dalam penataan kota. Kebijakan pembebasan biaya sewa selama tiga bulan menunjukkan dukungan konkret pemerintah.
Keberhasilan relokasi ini mencerminkan kekuatan dialog dalam pengambilan kebijakan publik. Ini bukan sekadar perubahan fisik, melainkan simbol transformasi sosial yang mendukung pengembangan ekonomi lokal.
Relokasi PKL di Bengkulu menjadi contoh manajemen kota yang mengedepankan kemanusiaan. Pertanyaannya, apakah model dialog ini dapat diterapkan di kota-kota lain yang menghadapi tantangan serupa?
(Orbit dari berbagai sumber, 2 Februari 2026)