Gerhana Bulan Total 2023: Fenomena Langit yang Memukau
ORBITINDONESIA.COM – Gerhana bulan total pada 3 Maret 2023 menawarkan pemandangan langit yang menakjubkan dengan bulan berwarna merah-oranye pekat.
Meskipun tidak terlihat dari Indonesia, gerhana bulan total ini menarik perhatian para astronom dan masyarakat di Asia Timur, Australia, dan Pasifik. Fenomena ini terjadi ketika Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, menyebabkan bulan berwarna merah-oranye.
NASA menyarankan penggunaan teropong untuk melihat detail gerhana. Fenomena ini tidak memerlukan perlindungan mata, berbeda dengan gerhana matahari. Proses dimulai dengan penumbra dan mencapai puncak saat bulan sepenuhnya berada dalam umbra Bumi.
Fenomena ini mengingatkan kita akan keindahan dan keteraturan alam semesta. Melihat langit malam yang berubah warna tanpa alat khusus menciptakan pengalaman spiritual tersendiri. Gerhana ini juga menekankan pentingnya observasi astronomi dalam memahami tata surya kita.
Walaupun Indonesia harus menunggu hingga 2027 untuk menyaksikan gerhana bulan total berikutnya, fenomena ini mengajak kita untuk terus menghargai fenomena alam. Mungkin kita bisa bertanya, seberapa banyak lagi keindahan langit yang belum kita saksikan?
(Orbit dari berbagai sumber, 2 Februari 2026)