Serangan Gaza: Senjata Mematikan dan Krisis Kemanusiaan

ORBITINDONESIA.COM – Israel melancarkan kembali serangan ke Gaza dengan menggunakan senjata thermal dan bom vakum, mengundang kecaman internasional serta menambah daftar panjang tragedi kemanusiaan.

Konflik antara Israel dan Palestina telah berlangsung selama puluhan tahun, sering kali dengan kekerasan yang melibatkan warga sipil. Baru-baru ini, Al Jazeera melaporkan penggunaan senjata termal dan bom vakum oleh Israel di Gaza, yang diklaim menewaskan ribuan penduduk secara brutal.

Senjata thermal dan bom vakum dikenal karena daya hancurnya yang ekstrem, menimbulkan suhu ribuan derajat Celsius yang dapat menghancurkan tubuh manusia tanpa sisa. Penggunaan senjata ini bertentangan dengan prinsip-prinsip hukum humaniter internasional dan Konvensi Jenewa, yang mengatur perlindungan terhadap warga sipil dalam konflik bersenjata.

MUI menyatakan bahwa tindakan Israel ini adalah bentuk kebiadaban yang melampaui batas kemanusiaan. Seruan agar masyarakat internasional dan lembaga seperti PBB bertindak tegas terhadap pelanggaran ini semakin menguat. Desakan agar perlindungan terhadap warga sipil diutamakan, dengan investigasi independen dan penghentian pasokan senjata ke wilayah konflik.

Serangan brutal ini mengingatkan kita pada pentingnya solidaritas dan dukungan kemanusiaan bagi Palestina. Dunia internasional harus bertindak tegas, memastikan keadilan ditegakkan. Pertanyaannya, akankah kita terus membiarkan tragedi ini berlanjut, atau mengambil langkah nyata untuk perdamaian yang adil dan berkelanjutan?

(Orbit dari berbagai sumber, 19 Februari 2026)