Prediksi IHSG: Tantangan dan Peluang di Tengah Rilis BI Rate
ORBITINDONESIA.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siap menguji level 8.300, menjadi sorotan utama di tengah rilis BI rate pekan ini.
Dengan latar belakang laporan keuangan tahunan 2025, IHSG dipengaruhi berbagai faktor fundamental. Emiten dengan pertumbuhan laba yang kuat menjadi katalis positif. Sektor perbankan dan properti juga mendapatkan perhatian di tengah kebijakan suku bunga yang berpotensi mengubah lanskap pasar.
Hari Rachmansyah dari Indo Premier Sekuritas menyoroti pentingnya reformasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam memperkuat kepercayaan pasar. Selain itu, sektor komoditas seperti batu bara, nikel, dan emas terus menjadi tumpuan. Harga yang stabil dan permintaan global yang tinggi menjadi pendorong utama. Namun, IHSG masih bergerak konsolidasi dengan resistance di 8.300 dan support di 8.120.
Strategi investasi yang bijak menjadi esensial di tengah kondisi pasar yang fluktuatif. Hari menekankan pentingnya selektivitas dan disiplin manajemen risiko. Fokus pada saham berfundamental kuat, terutama di sektor komoditas, dapat memberikan keuntungan jangka panjang. Pendekatan ini menuntut kesabaran dan ketelitian dari para investor.
Di tengah tantangan dan ketidakpastian, investor dituntut untuk cerdas dan bijaksana. Akankah IHSG berhasil melewati ujian resistance 8.300? Atau justru akan terjebak dalam pola konsolidasi lebih lama? Keputusan ada di tangan mereka yang berani mengambil langkah dan memanfaatkan peluang dengan tepat.