Program Makan Bergizi Gratis Ramadan 2026: Tantangan dan Inovasi
ORBITINDONESIA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan di tengah bulan suci Ramadan 2026, menghadirkan tantangan unik dalam pendistribusiannya.
Kementerian Agama menetapkan puasa Ramadan 2026 dimulai 19 Februari, diikuti pelaksanaan MBG yang disesuaikan. Ini menuntut koordinasi dan penyesuaian antara Badan Gizi Nasional dan masyarakat, terutama dalam hal distribusi dan konsumsi.
Surat Edaran BGN No. 3 Tahun 2026 mengatur distribusi MBG dengan berbagai penyesuaian. Di wilayah mayoritas berpuasa, makanan diberikan saat jam sekolah untuk berbuka. Program ini juga berhenti sementara dari 18-22 Februari, dimulai kembali 23 Februari. Ketentuan menu menghindari makanan cepat basi dan ultra processed food, berfokus pada keamanan dan mutu gizi.
Program ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menjaga nutrisi masyarakat selama Ramadan. Namun, tantangan logistik dan penyesuaian budaya di daerah seperti Aceh dan Sumatera Barat perlu diatasi dengan bijak. Apakah distribusi ini bisa mencapai seluruh penerima dengan efektif?
Menghadapi Ramadan 2026, MBG berupaya menjaga keseimbangan antara pemenuhan gizi dan adaptasi budaya. Apakah inovasi ini mampu menjawab tantangan gizi di bulan suci? Langkah ini memerlukan evaluasi berkelanjutan dan partisipasi semua pihak.
(Orbit dari berbagai sumber, 21 Februari 2026)