Kontroversi Anggaran Tanggap Darurat: Tantangan dan Solusi
ORBITINDONESIA.COM – Ketegangan meliputi rapat koordinasi saat Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menekan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menjelaskan sumber anggaran tanggap bencana Sumatera.
Permintaan dana tanggap darurat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk rehabilitasi pascabencana Sumatera menemui hambatan persetujuan dari Bappenas, meskipun BNPB telah mengalokasikan sebagian anggaran.
Ketidakpastian dalam alokasi anggaran ini memunculkan kekhawatiran dalam pelaksanaan proyek infrastruktur, karena dana yang diusulkan Kementerian PU jauh melebihi anggaran BNPB yang tersedia. Upaya untuk mencari solusi dari pos lain menunjukkan kompleksitas birokrasi dan kebutuhan mendesak akan kebijakan yang lebih fleksibel.
Ketidakpastian ini menggambarkan tantangan besar dalam koordinasi antarlembaga pemerintah. Meskipun sudah ada jaminan akan tanggung jawab dari Mensesneg, permasalahan ini menyoroti pentingnya ketegasan dan kecepatan dalam pengambilan keputusan terkait bencana.
Kisruh anggaran tanggap darurat ini mengundang refleksi tentang bagaimana pemerintah bisa lebih efektif menghadapi tantangan birokrasi. Apakah solusi sementara ini mampu mencegah dampak lebih buruk pada proyek pemulihan bencana di masa depan?
(Orbit dari berbagai sumber, 21 Februari 2026)