Angbeen Rishi dan Tren Perawatan Kecantikan di Korea

ORBITINDONESIA.COM – Angbeen Rishi, selebriti Indonesia, baru-baru ini melakukan perjalanan ke Korea yang mencuri perhatian publik. Tak sekadar liburan, kedatangannya untuk mendapatkan perawatan kecantikan memberi sorotan pada tren kecantikan Korea yang semakin digemari.

Perawatan kecantikan Korea kini menjadi daya tarik bagi banyak orang, termasuk kalangan selebriti. Terkenal dengan teknologi canggih dan inovasi produk, Korea Selatan telah memposisikan dirinya sebagai pusat kecantikan global. Angbeen Rishi adalah salah satu dari sekian banyak yang tertarik mencoba langsung perawatan tersebut di negeri ginseng.

Tren perawatan kecantikan Korea, atau K-Beauty, mencakup berbagai aspek mulai dari skincare hingga prosedur medis. Berdasarkan data dari GlobalData, pasar kecantikan Korea diperkirakan akan mencapai USD 13,9 miliar pada tahun 2025. Popularitas ini didukung oleh meningkatnya minat internasional terhadap produk dan teknik perawatan yang inovatif dan efektif dari Korea. Perjalanan Angbeen ke Korea untuk perawatan ini mencerminkan tren yang lebih luas di mana konsumen semakin mencari solusi kecantikan yang lebih mutakhir dan terpersonalisasi.

Kecenderungan selebriti seperti Angbeen Rishi yang memilih Korea untuk kebutuhan perawatan kecantikan mereka menandakan perubahan pola konsumsi di industri kecantikan. Ini menunjukkan dorongan untuk mencari perawatan yang tidak hanya efektif tetapi juga menawarkan pengalaman yang unik dan berkualitas tinggi. Namun, ketergantungan pada tren luar negeri juga menimbulkan pertanyaan tentang potensi inovasi lokal yang dapat bersaing di pasar global.

Perjalanan Angbeen Rishi ke Korea adalah bukti nyata bagaimana tren global dapat mempengaruhi pilihan individu. Sementara kecantikan adalah sesuatu yang personal, pengaruh tren global tidak bisa diabaikan. Mungkin saatnya kita bertanya, bagaimana industri kecantikan lokal dapat beradaptasi dan berkembang di tengah persaingan global ini?

(Orbit dari berbagai sumber, 21 Februari 2026)