Program Makan Bergizi Gratis: Transparansi Anggaran Dipertanyakan
ORBITINDONESIA.COM – Kontroversi terkait anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mencuat setelah Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi alokasi dana yang berbeda dari persepsi publik selama ini.
Program MBG bertujuan menyediakan makanan bergizi untuk balita dan siswa sekolah. Namun, muncul perdebatan mengenai pengalokasian dana yang tidak sepenuhnya digunakan untuk bahan makanan. Diskusi ini mengemuka di tengah Ramadhan, menyoroti pentingnya transparansi anggaran.
BGN menjelaskan anggaran Rp 8.000 - Rp 10.000 per porsi dialokasikan untuk bahan makanan, sementara Rp 3.000 untuk operasional dan Rp 2.000 untuk sewa fasilitas. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas penggunaan dana serta dampaknya terhadap kualitas gizi yang diterima anak-anak.
Beberapa pihak menganggap pembagian anggaran ini kurang efektif dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Ada kekhawatiran bahwa dana operasional terlalu besar, mengurangi alokasi untuk bahan makanan. Transparansi dan pengawasan ketat sangat diperlukan untuk memastikan dana digunakan sebaik mungkin.
Program MBG merupakan langkah positif dalam meningkatkan gizi masyarakat, namun perlu pengawasan ketat untuk menjamin transparansi. Apakah alokasi anggaran yang ada sudah tepat sasaran? Ini adalah pertanyaan yang harus dijawab melalui evaluasi dan perbaikan berkelanjutan.
(Orbit dari berbagai sumber, 25 Februari 2026)