Mengapa Banyak Orang Sakit Setelah Pesta? Misteri Sindrom Hari Raya

ORBITINDONESIA.COM - Mengapa setelah hari raya—saat semua orang sedang bergembira—rumah sakit justru sering menjadi lebih sibuk?

Para direktur rumah sakit sering melihat fenomena ini: pada periode Lebaran, Natal, atau Tahun Baru, IGD biasanya lebih waspada. Pasien yang datang sering kali lebih banyak dari hari biasa, padahal pada saat yang sama tenaga medis dan nonmedis banyak yang sedang cuti liburan.

Fenomena ini nyata dan terjadi secara global. Di Amerika Serikat, penelitian menunjukkan angka kematian akibat serangan jantung meningkat pada periode libur akhir tahun dibandingkan hari biasa (Phillips dkk., 2004). Para dokter sering menyebut fenomena ini secara informal sebagai “sindrom hari raya.”

Mengapa hal ini bisa terjadi? Jawabannya sederhana: perubahan pola hidup yang mendadak. Tubuh kita sebenarnya sudah beradaptasi dengan ritme yang teratur, apalagi setelah sebulan berpuasa. Begitu hari raya tiba, tubuh bisa “kaget” karena tiba-tiba dibanjiri makanan tinggi lemak, gula, dan garam dalam porsi besar. 

Lima gangguan kesehatan yang sering muncul:
Gangguan pencernaan: Perut kembung, mual, atau nyeri ulu hati akibat makanan berlemak dan porsi berlebih.

Lonjakan gula darah: Akibat makanan dan minuman manis yang dikonsumsi terus-menerus.

Tekanan darah naik: Dipicu oleh hidangan berlemak dan tinggi garam.

Serangan asam urat: Nyeri sendi mendadak akibat konsumsi daging merah, jeroan, atau emping secara berlebihan.

Masalah jantung dan strokeL Kombinasi makan berlebih, kurang tidur, dan kelelahan perjalanan dapat berbahaya bagi kelompok berisiko.

Bagaimana Menghindarinya? Ingat prinsip 4 Sehat 5 Sempurna: MOTOR:

Masuk: Nikmati makanan secukupnya. Hindari lemak, garam, dan gula berlebihan. Imbangi dengan air putih, sayur, serta buah.

Olahraga: Usahakan tetap bergerak atau berjalan kaki ringan meski sedang libur.

Tidur: Tidur dan istirahat cukup agar daya tahan tubuh tidak menurun.

Obat: Jangan lupa minum obat rutin bagi yang memiliki riwayat penyakit kronis.

Riang: Nikmati kebersamaan dengan hati riang tanpa stres.

Hari raya adalah saat yang indah untuk bersilaturahmi dan merayakan kebersamaan. Namun di tengah kegembiraan itu, ada satu hal sederhana yang perlu kita ingat: Kesehatan sebenarnya sederhana: nikmati secukupnya, jangan berlebihan.

(Sumber: Prof Yos) ***