Puisi Indra Pirmana: Cinta Berujung Pilu
ORBITINDONESIA.COM - Buah hati mungil!
Aku titipkan dengan penuh bahagia.
Senyuman dunia memberi kehangatan,
ditemani awan terbungkus langit.
Aku rela, berjuang demi buah hati
siang aku jadikan layaknya malam,
malam aku jadikan layaknya siang.
Saat matahari mulai kembali kesarangnya
Aku jemput dengan penuh rasa.
Suara angin membawa kabar tidak menyenangkan
Kenapa si mungil tidak lagi tersenyum biasa?
Diam seribu bahasa!
Aku tanya pada angin, ternyata kau tersiksa
saat cinta dibalas pilu.
Seakan diriku gelap tidak berguna
Penuh tatapan kosong diselimuti amarah
Tuhan …
Mengapa raga ini harus tersiksa
Jauhkanlah dari dunia fana
Biarkan buah hati terjaga.
Bangka Selatan, Mei 2026
Indra Pirmana ***