DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Bagi Pendukung Jokowi Militan, Nama Anies dan Puan Tidak Masuk Daftar Penerus Jokowi 2024

image
Presiden Jokowi, sumber: https://twitter.com/tvOneNews/status/1563851452899946496?t=4Y8PMyDWRHoLxUrBW7ECXA&s=08

ORBITINDONESIA – Tulisan ini mungkin subjektif. Tetapi bagi pendukung dan relawan Jokowi yang militan, nama Anies Baswedan dan Puan Maharani entah kenapa tidak pernah terlintas untuk masuk dalam daftar penerus kepemimpinan Jokowi pada Pilpres 2024.

Itulah yang saya baca tersirat dari tulisan Bung Jeff Siahaan, Founder Indonesia Solidarity WATCH-ISW di Bandung Raya, 29 Agustus 2022. Jeff adalah relawan Jokowi tanpa pamrih, yang mendukung Jokowi pada Pilkada DKI Jakarta 2012 dan Pilpres 2014.

Jika konstitusi membolehkan dan tidak melanggar asas demokrasi, Jeff Siahaan dan pendukung militan lain akan mendukung Jokowi maju lagi sebagai capres pada Pilpres 2024. Namun, jika tidak dimungkinkan, penerus Jokowi harus sosok yang chemistry kejiwaannya nyambung dengan jiwa kerakyatan Jokowi.

Baca Juga: David Sedaris Berdamai dengan Tragedi

Selama sekian tahun mengamati Jokowi menjabat Walikota Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden RI, para pendukung dan relawan Jokowi yang tanpa pamrih sudah bisa “merasakan” suasana batin kejiwaan Jokowi.

Dari rasa batin dan kejiwaan itu, pendukung Jokowi militan bisa melihat, Anies dan Puan mungkin secara kualifikasi formal memenuhi syarat untuk menggantikan Jokowi.

Keduanya pernah jadi menteri, Anies jadi gubernur, Puan jadi Ketua DPR RI. Keduanya pernah memegang jabatan-jabatan tinggi di pemerintahan.

Tetapi itu soal formal. Soal resmi-resmian. Kita di sini bicara dalam konteks suasana batin kejiwaan. Dan dari segi suasana batin kejiwaan itu, Anies dan Puan tidak masuk dalam daftar yang dianggap layak untuk jadi penerus kepemimpinan Jokowi.

Baca Juga: Ini kata Nadiem Makarim Soal Guru ASN Non Sertifikasi Dapat Peluang 3 Jenis Tunjangan

Sekali lagi, ini soal rasa yang subjektif. Orang lain tentu bisa dan boleh punya pendapat berbeda.

Tetapi bagi pendukung Jokowi yang militan, mereka melihat Anies dan Puan sebagai sosok artifisial, tidak otentik, secara chemistry tidak nyambung dengan jiwa dan rasa kebatinan Jokowi.

Ini sulit dijelaskan secara rasional ilmiah, karena menuntut ukuran-ukuran yang bisa diverifikasi.

Tetapi bagi orang dari latar belakang budaya Jawa yang mementingkan rasa dan batin, hal-hal semacam ini pasti bisa dirasakan.

 Baca Juga: Fakta Baru Terungkap Putri Candrawathi dan Kuat Maruf Diduga Punya Hubungan Asmara, Bukan Brigadir J

Oleh karena itu, bagi para pendukung Jokowi militan, jika Anies atau Puan dipaksakan tampil sebagai capres, ada kecenderungan untuk memilih capres lain yang secara chemistry kejiwaan dirasakan lebih dekat dengan Jokowi.

Tetapi, jika tidak ada capres lain yang dirasakan lebih dekat dengan chemistry Jokowi, para pendukung Jokowi militan akan cenderung Golput.

Karena bagi mereka, rasa kedekatan batin itu sangat penting. Itu tidak bisa tergantikan oleh sosok-sosok artifisial yang tidak otentik.

*Satrio Arismunandar, rakyat kecil NKRI, tinggal di RT 02 RW 27, Depok II Tengah, Jawa Barat. ***

 

 

Berita Terkait