• Kamis, 1 Desember 2022

Jumlah Korban Kerusuhan di Kanjuruhan Bertambah Jadi 182 Jiwa, Mayoritas Belum Ber KTP

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:40 WIB
Kericuhan suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan sebabkan 59 orang meninggal dunia.
Kericuhan suporter Arema FC di Stadion Kanjuruhan sebabkan 59 orang meninggal dunia.

ORBITINDONESIA – Jumlah korban tragedi kerusuhan di Kanjuruhan usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya kian bertambah.

Berdasarkan update terbaru dari Polres Kota Malang, sebanyak 182 orang meninggal dunia dalam kerusuhan di Kanjuruhan, dan sebagian besar korban belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Menurut informasi yang dikumpulkan tim OrbitIndonesia, mayoritas korban belum berusia 17 tahun sehingga belum ber-KTP.

Baca Juga: Inilah Alasan Polisi Tembakkan Gas Air Mata saat Kerusuhan di Kanjuruhan Sehingga 182 Meninggal

Untuk itu diharapkan kepada warga masyarakat yang merasa ada anggota keluarganya yang belum pulang ke rumah, bisa datang dan menyertakan foto serta ciri-ciri khas untuk memudahkan proses identifikasi.

Terjadinya kerusuhan di Kanjuruhan bermula dari kalahnya Arema FC atas Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-11 kompetisi BRI Liga 1.

Para pendukung Arema, Aremania berhamburan masuk ke lapangan dan menyerbu ke arah pemain serta official yang kemudian ditahan oleh aparat kemanan.

Baca Juga: Kerusuhan di Kanjuruhan, TNI, Polisi, Pemerintah Bergerak Usut Penyebab Ratusan Orang Tewas

Makin ngamuk dan beringas, polisi mengambil tindakan tegas dengan memukul mundur para penerobos dan menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton.

Halaman:

Editor: Taufik Hidayat Karepesina

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X