DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir Solo, Gibran Rakabuming Komplain ke BBWS: Hendaknya Koordinasi!

image
Ribuan Warga Mengungsi Akibat Banjir Solo, Gibran Rakabuming Komplain ke BBWS: Hendaknya Koordinasi!. ANTARA/Aris Wasita

ORBITINDONESIA- Ribuan warga mengungsi akibat banjir di Solo. Sedikitnya 4000 orang telah mengungsi ke titik aman di kawasan aman.

Menanggapi banjir tersebut, Gibran Rakabuming langsung melakukan komplain kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

"Saya sudah komplain ke BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai), ini nanti ditindaklanjuti. Yang jelas kalau misalnya dapat limpahan air dari Wonogiri hendaknya koordinasi. Kami antisipasi lagi," kata Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming dikutip Orbit Indonesia dari Antara, Jumat 17 Februari 2023.

Baca Juga: Kesaksian Banjir Solo di Pengungsian: Paling Parah Sejak Tahun 2007!

Gibran Rakabuming memastikan warga terdampak banjir di daerah setempat dievakuasi dan mendapatkan lokasi pengungsian di tempat yang layak.

"Yang jelas sekolah dan kelurahan kami gunakan untuk pengungsian," kata Gibran  usai Upacara Hari Jadi ke-278 Kota Solo di Solo Safari.

Baca Juga: Banjir Solo Bertepatan dengan HUT ke 278 Kota Solo, Puluhan Ribu Warga Mengungsi

Terkait dengan warga terdampak banjir yang sempat mengungsi di pinggir jalan, dia mengatakan hal itu karena sempat belum mendapatkan tempat untuk mengungsi.

"Tidak ada warga yang sakit atau mengalami kesusahan atau kesulitan selama masa bencana," katanya lagi.

Sementara itu, terkait dengan banjir hingga saat ini masih terjadi di beberapa titik. Ia mengatakan masih terus memantau kondisi banjir, termasuk limpahan air dari Waduk Gajah Mungkur dari Kabupaten Wonogiri.

Baca Juga: Sandiaga Uno dan Pejabat Perdagangan Rusia di Indonesia Alexander Svinin Bertemu, Jajaki Kerja Sama

"Habis ini saya langsung muter ke beberapa lokasi. Yang jelas kami pastikan makanan dan obat-obatan tersedia. Mudah-mudahan siang ini surut," katanya.

Ia juga berupaya memastikan seluruh pompa air nyala sehingga air yang menggenangi pemukiman dapat segera surut.***

 

Berita Terkait