DECEMBER 9, 2022
Orbit Indonesia

Terduga Teroris di Banyuwangi Ditangkap Densus 88, Ternyata Punya Lembaga Pendidikan PKBM!

image
Ilustrasi teroris. Terduga Teroris di Banyuwangi Ditangkap Densus 88, Ternyata Punya Lembaga Pendidikan PKBM!

ORBITINDONESIA.COM-Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror menangkap warga Kabupaten Banyuwangi yang diduga terlibat jaringan terorisme.

Terduga teroris berinisial SN (41) warga Dusun Susukan Kidul, Desa Gladak, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi itu ternyata memiliki lembaga pendidikan PKBM.

Terduga teroris SN ditangkap di Kantor At Taubah Law Office, Jalan Sritanjung Dusun Susukan Kidul, RT03/01 Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi.

Baca Juga: Yuk Cicipi 5 Rujak Buah Khas Banyuwangi, Dijamin Bikin Nagih

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Banyuwangi Mohamad Luthfi, mengatakan pihaknya mendapatkan informasi terkait dengan penangkapan (terduga terlibat jaringan terorisme) inisial SN dari kepolisian

"Kami sudah dapat info dari kepolisian," kata Luthfi dikutip dari Antara, Senin 5 Juni 2023.

Menurut dia, SN memiliki lembaga pendidikan nonformal, yakni Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) At Taubah yang berdiri sejak 2019 di Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: Ada Apa, 4000 Warga Lanjut Usia Mendadak Berkumpul di Alun alun Jember, Ternyata Melakukan Hal Menyenangkan

"Ada hampir seribu orang yang belajar di PKBM At Taubah milik yang bersangkutan (terduga terlibat jaringan terorisme)," kata Luthfi.

Informasi yang dihimpun, bapak lima anak itu ditangkap Densus 88 Antiteror pada Sabtu siang kemarin.

Proses penangkapan, katanya berlangsung begitu cepat dan senyap.

Baca Juga: Perseteruan Nikita Mirzani dan Anaknya Makin Panas, Lolly: Mimi Ambil Kebahagiaan Aku dan Hancurin Semua

Merebaknya informasi penangkapan SN yang juga berprofesi sebagai advokat oleh pasukan elite Polri di kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu membuat warga sekitar terkejut.

Pasalnya, selama ini SN tidak tampak bertingkah atau melakukan hal yang mengarah pada terorisme.***

Dapatkan informasi menarik lainnya dari ORBITINDONESIA.COM di Google News.

 

Berita Terkait