DECEMBER 9, 2022
Internasional

Rusia dan Korea Utara Semakin Akrab, Presiden Vladimir Putin akan Bertemu Menlu Choe Son Hui

image
Arsip - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) menghadiahkan pedang kepada Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum pertemuan keduanya di Vladivostok, Rusia, Kamis (25/4/2019) (ANTARA Photo/Sputnik/Alexei Nikolsky)

ORBITINDONESIA.COM - Hubungan Rusia - Korea Utara tampak makin akrab. Presiden Rusia Vladimir Putin akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara Choe Son Hui pada Selasa, 16 Januari 2024, kata Kremlin.

Pertemuan dengan Presiden Vladimir Putin tersebut dilakukan saat kedua negara semakin memperkuat hubungan militer mereka. Kunjungan tiga hari Choe ke Rusia dilakukan atas undangan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.

Choe dan Lavrov akan bertemu terlebih dahulu pada Selasa, sebelum bertemu Presiden Vladimir Putin untuk melaporkan hasil pembicaraan bilateral mereka, kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Baca Juga: Presiden Belarusia Alexander Lukashenko Dianggap Permalukan Putin tentang Pemberontakan Wagner

Dalam pertemuan dengan Putin, kedua menteri luar negeri tersebut juga akan melaporkan kemajuan perjanjian yang telah disepakati dalam pertemuan puncak antara Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada September tahun lalu, kata Peskov.

Dalam pembicaraan dengan Choe, Lavrov mengatakan kedua belah pihak akan membahas situasi terkini di Semenanjung Korea dan isu-isu lain yang tertunda, termasuk langkah-langkah untuk memperluas hubungan bilateral kedua negara.

Saat mengkritik kebijakan Amerika Serikat dan sekutunya, yang tidak membantu menyelesaikan masalah, Lavrov mengatakan Rusia akan terus mendesak AS dan sekutu untuk menghentikan segala tindakan yang meningkatkan ketegangan di kawasan.

Baca Juga: Presiden Putin dan Yevgeny Prigozhin Saling Membutuhkan, Mungkin Bernegosioasi Sebagai Sekutu

Lavrov juga mengapresiasi dukungan Pyongyang terhadap apa yang dia sebut sebagai “operasi militer khusus” Rusia di Ukraina.

Choe mengatakan, Korea Utara akan melakukan segala upaya untuk sepenuhnya melaksanakan perjanjian yang dibuat pada pertemuan puncak Kim-Putin.

Kunjungan Menlu Korut itu terjadi saat ada spekulasi bahwa Korea Utara telah memasok senjata kepada Rusia untuk digunakan dalam perang di Ukraina, sebagai balasan atas bantuan teknis Moskow dalam pengembangan senjata Pyongyang.***

Sumber: Antara

Berita Terkait