DECEMBER 9, 2022
Otomotif

Airlangga Hartarto: Penjualan Mobil Nasional Tahun Ini Bisa Tembus 1,1 Juta Unit

image
Warga mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Jakarta, Jumat (2/2/2024). PLN mencatat hingga saat ini infrastruktur pendukung kendaraan listrik di Jakarta yang terdiri dari SPKLU, Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) meningkat 17 persen dibandingkan 2022 dari 2.866 unit menjadi 3.347 unit yang tersebar di Jakarta. ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/YU

ORBITINDONESIA.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memperkirakan, penjualan mobil di Indonesia pada tahun 2024 ini bisa meningkat menjadi 1,1 juta unit dari sebelumnya 1 juta unit.

Airlangga Hartarto merespons tren penjualan mobil domestik yang stagnan pada angka 1 juta unit per tahun dalam beberapa tahun ini.

Menurut Airlangga Hartarto, stagnasi itu disebabkan oleh mobilitas yang terganggu akibat pandemi COVID-19 melanda Indonesia dan banyak negara di dunia pada 2019--2022.

Baca Juga: Menyimak Buku Outlook Kendaraan Listrik Indonesia 2023

"Pertama kemarin ada COVID-19 jadi mobilitas terganggu. Sekarang sudah kembali ke pra-COVID-19, tetapi ada lonjakan dari ekspor (mobil) yang sudah di atas 400 ribu," kata Airlangga kepada wartawan saat peluncuran mobil listrik Omoda E5 Chery Indonesia di Jakarta, Senin, 5 Februari 2024.

Dia mengatakan penjualan mobil di Indonesia pada tahun ini diperkirakan meningkat menjadi 1,1 juta unit, termasuk mobil listrik. Menurut dia, penjualan mobil listrik di Indonesia diprediksi mencapai 15 hingga 18 persen dari total penjualan mobil pada 2024.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebelumnya mencatat bahwa realisasi penjualan mobil nasional pada 2023 mencapai 1.005.802 juta unit secara wholesale (dari pabrik ke dealer). Jumlah ini turun 4 persen dibandingkan tahun 2022 yang tercatat 1.048.040 unit.

Baca Juga: Serius Kembali ke Pasar Indonesia, Citroen Bakal Luncurkan Mobil Hatchback dan SUV All-New C3 Aircross

Sementara itu, penjualan secara retail (dari dealer ke konsumen) sepanjang 2023 mencapai 998.059 unit, turun 1,5 persen dibanding 2022 yang mencapai 1.013.582 unit.

Angka penjualan mobil domestik tahun lalu berada di bawah target Gaikindo, yakni 1,05 juta unit sepanjang 2023.

Berdasarkan data Gaikindo, sepanjang paruh pertama 2023, penjualan mobil domestik secara wholesale rata-rata berada pada angka 84.404,5 unit per bulan. Sementara pada paruh kedua, rata-rata penjualan hanya mencapai 499.375 unit per bulan.

Baca Juga: Kepala Otorita IKN Bambang Susantono: Wow! Akan Ada Mobil Terbang di Ibu Kota Nusantara Tahun 2045

Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto, dalam siaran pers Gaikindo pada 10 Januari 2024, mengatakan bahwa realisasi penjualan mobil di bawah target ini disebabkan oleh adanya perlambatan pasar otomotif pada paruh kedua tahun 2023.

Perlambatan ini juga ditimbulkan oleh beberapa faktor, seperti kenaikan suku bunga Bank Indonesia dan pertumbuhan perekonomian yang melambat.

“Pertumbuhan ekonomi Indonesia agak melambat pada semester kedua 2023, dan suku bunga ada kenaikan. Akibatnya penjualan kendaraan bermotor juga melambat,” katanya pula.

Baca Juga: Formula 1: Mercedes Yakin Telah Buat Kemajuan dalam Pengembangan Mobil Balap Terbaru W15

Meski demikian, Gaikindo mencatat ekspor kendaraan buatan Indonesia pada 2023 justru meningkat menjadi 505.134 unit, naik 6,7 persen dari tahun 2022 yang tercatat 473.602 unit. ***

Sumber: Antara

Berita Terkait